Bantuan Fasilitas Internet Tiga Sekolah Sungai di Yogyakarta

Tiga Sekolah Sungai di Yogyakarta mendapat bantuan fasilitas internet dalam mendukung pembelajaran jarak jauh kepada siswa.
Salah satu pelajar sedang mengakses materi pembelajaran jarak jauh (PJJ) di Bantaran Sungai Winongo yang berlokasi di Kampung Bener, Kecamatan Tegalrejo, Yogyakarta, Kamis, 24 September 2020. (Foto: Istimewa)

Yogyakarta - Sekolah Sungai, program yang diinisiasi Project Child Indonesia (PCI), mendapatkan bantuan fasilitas internet untuk membantu sekolah-sekolah tersebut dalam pembelajaran jarak jauh (PJJ). Bantuan fasilitas internet merupakan pemberian langsung dari salah satu operator telekomunikasi terkemuka di Indonesia, PT XL Axiata.

Program Manager PCI, Anjani Tri Fatharini mengatakan Sekolah Sungai merupakan salah satu program dari PCI yang lahir atas keinginan untuk berkontribusi terhadap pendidikan non-formal anak-anak, khususnya yang bermukim di area rawan bencana seperti bantaran sungai dan tepi pantai. Program ini ingin memastikan bahwa seluruh anak yang bermukim di bantaran sungai mampu memahami dan merasakan lingkungan belajar yang positif dan sehat.

Dia mengatakan, Sekolah Sungai merupakan program yang diinisiasi dalam bentuk pendampingan terhadap pelajar SD-SMP di tiga daerah bantaran sungai Yogyakarta. Mayoritas penduduk yang bermukim di bantaran sungai ini bekerja sebagai buruh harian, pemulung, dan pekerja lepas. 

"Dengan rata-rata jumlah penduduk sekitar 500 orang per dusun, sekitar 7 persen di antaranya merupakan anak-anak usia 7-13 tahun yang bergabung di Sekolah Sungai binaan PCI," papar Anjani.

Masalah kuota data menjadi persoalan riil yang dihadapi banyak siswa sejak PJJ dilaksanakan.

Dia menambahkan, di tengah pandemi ini ada begitu banyak tantangan yang dihadapi para siswa tersebut dalam menjalankan proses belajar mengajar. Sekolah Sungai yang tersebar di tiga dusun pun harus beradaptasi dengan penggunaan teknologi dalam proses belajar dan mengajar. Selain kendala gawai, salah satunya adalah ketersediaan kuota internet.

"Masalah kuota data menjadi persoalan riil yang dihadapi banyak siswa sejak PJJ dilaksanakan. Bantuan akses internet gratis dari XL Axiata memang sangat mereka perlukan," ungkapnya.

Sekolah Sungai di YogyakartaEmpat pelaja yang bermukim di Bantaran Sungai Winongo yang berlokasi di Kampung Bener, Kecamatan Tegalrejo, Yogyakarta sedang mengakses layanan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ), Kamis, 24 September 2020. (Foto: Istimewa)

Sementara itu dalam rilisnya yang diterima Tagar, Sabtu, 26 September 2020, PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) melalui Group Head Central Region XL Axiata, Rd. Sofia Purbayanti menambahkan bahwa pihaknya berkomitmen mendukung penyediaan fasilitas akses internet untuk pelajar yang harus mengikuti PJJ.

Di Yogyakarta, dukungan tersebut berupa bantuan paket internet untuk 81 pelajar dan pemasangan router di Sekolah Sungai yang didirikan PCI. Penyaluran dilaksanakan secara bertahap di tiga lokasi bantaran sungai yang berada di DIY, pada Kamis, 24 September 2020.

Baca Juga:

Menurut dia, Selain pelajar yang bersekolah di sekolah formal, kebutuhan untuk bisa akses data juga dibutuhkan oleh anak-anak yang selama ini bersekolah di sekolah informal. Pandemi yang masih terus berlangsung juga menghalangi mereka untuk bisa bersekolah secara tatap muka dengan para pengajarnya.

"Contohnya anak-anak masyarakat berpenghasilan rendah yang tinggal di bantaran kali Winongo Yogyakarta, yang selama ini bersekolah di Sekolah Sungai. Kami sangat senang bisa bersama teman-teman aktivis untuk membantu akses internet bagi anak-anak kita tersebut," kata Sofia.

Baca Juga:

Menurutnya, untuk mendukung kebutuhan akses internet, pihaknya menyediakan paket internet khusus untuk para pelajar SD-SMP dalam komunitas Sekolah Sungai. Paket Internet ini telah disalurkan langsung ke 81 pelajar yang bermukim di masing-masing bantaran sungai. Tiap anak mendapatkan 10GB per bulan selama 3 bulan yang dapat digunakan untuk mengakses seluruh platform dan aplikasi di smartphone.

Bantuan akses internet dari XL Axiata disalurkan ke Sekolah Sungai yang berlokasi di Kampung Jetisharjo Kecamatan Jetis Yogyakarta, Kampung Bener Kecamatan Tegalrejo Yogyakarta, dan Dusun Gowok, Kecamatan Depok, Sleman. Tidak berhenti di situ, router yang disalurkan ke Sekolah Sungai bisa diakses secara bersamaan hingga 32 perangkat baik smartphone, tablet, maupun laptop. XL Axiata juga membekali setiap router dengan paket data 20GB yang akan diisi setiap bulan selama setahun.

"Untuk menjaga dan memastikan router tersebut dimanfaatkan secara semestinya, XL Axiata menyerahkan pengelolaannya ke para pengajar yang tegabung dalam PCI. Program donasi akses internet untuk mendukung pelaksanaan PJJ ini akan terus XL Axiata perluas ke wilayah Indonesia lainnya," tutur Sofia. []

Berita terkait
Isi Surat Ombudsman ke Mendikbud - Menkominfo soal Kuota Internet
Anggota Ombudsman Alvin Lie membocorkan bahwa pihaknya sudah menyurati Mendikbud Nadiem Makarim dan Menkominfo Johnny G Plate soal kuota internet.
Kominfo: Kita Gunakan Beragam Teknologi Penuhi Akses Internet
Kemkominfo membangun infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi sesuai dengan kebutuhan dan kondisi geografis.
Ombudsman Berasa Janggal Dapat Subsidi Internet Kemendikbud
Anggota Ombudsman RI Alvin Lie mengaku mendapatkan kuota internet bersubsidi dari Kemendikbud, maka itu ia merasa ada yang janggal dan aneh.
0
China Tuduh Amerika Politisasi Asal Muasal Virus Corona
China mengecam langkah Amerika Serikat melacak asal muasal virus corona yang disebut China sebagai “mempolitisasi” pelacakan