Balai Yasa Siapkan Lokomotif Angkutan Lebaran 2019
Balai Yasa Yogyakarta merupakan bengkel lokomotif penarik kereta api (KA) terbesar di Indonesia, bahkan di Asia Tenggara
Tim sedang memperbaiki lokomotif penarik gerbong kereta di Balai Yasa Yogyakarta untuk persiapan angkutan Lebaran 2019. (Foto: Tagar/Ridwan Anshori)

Yogyakarta - Balai Yasa Yogyakarta merupakan bengkel lokomotif penarik kereta api (KA) terbesar di Indonesia, bahkan di Asia Tenggara. Di tempat inilah, perbaikan lokomotif KA yang beroperasi di Jawa dilakukan.

Executive Vice President Balai Yasa Yogyakarta Hasim Suwondo mengatakan, untuk angkutan Lebaran 2019 mendatang, lokomotif dipastikan sudah siap. Total 246 lokomotif yang digunakan untuk angkutan, khusus di Jawa ada 111 lokomotif beroperasi.

"Saat ini ada enam lokomotif di luar jadwal perbaikan rutin. Rencana juga digunakan untuk angkutan Lebaran 2019," kata Hasim di bengkel KA Balai Yasa Yogyakarta, Jalan Kusbini, Demangan, Kecamatan Gondokusuman, Kamis 23 Mei 2019.

Menurut dia, ada 43 lokomotif yang sudah dijadwalkan untuk perbaikan rutin. Semua lokomotif untuk angkutan Lebaran 2019 sudah mendapat perawatan.

"Perawatan ini sudah terjadwal untuk memastikan kelaikan lokomotif untuk angkutan. Di sini juga melakukan pengecekan mesin secara total," ungkapnya.

Hasim memastikan semua lokomotif dalam kondisi andal dan siap beroperasi untuk angkutan Lebaran. "Persiapan sudah maksimal, prinsipnya kita memberikan kualitas yang terbaik,” tegasnya.

Dia menjelaskan, dari sekian lokomotif yang dimiliki PT KAI, Lokomotif seri CC 206 menjadi andalan. Lokomotif CC 206 ini buatan 2013 dan 2015. Lokomotif ini merupakan lokomotif berteknologi digital.

Menurut dia, Lokomotif CC 206 ini sistem kontrol sudah terkomputerisasi. Sehingga lebih stabil, jauh lebih nyaman saat menarik gerbong kereta. "Karena sistemnya sudah menggunakan tenaga elektrik," kata dia.

Selain itu, kata Hasim, Lokomotif CC 206 ini juga mampu melaju dengan kecepatan hingga 120 kilometer per jam. "Jadi lebih tahan lama dan menjadi andalan untuk angkutan Lebaran 2019,” kata dia.

Jarak tempuh Lokomotif CC 206 ini bisa mencapai 350 ribu kilometer, setelah itu baru dilakukan perawatan rutin. Perawatan rutin dilakukan setiap dua, empat dan enam tahun.

"Saat ini, Lokomotif CC 206 masih dalam masa perawatan dan perbaikan untuk angkutan di Pulau Jawa. Rencananya 26 Mei 2019 sudah bisa digunakan," tegasnya.

Manager Humas PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta Eko Budiyanto mengatakan, sejumlah tim sudah disiapkan untuk mengantisipasi kerusakan selama angkutan Lebaran. Jika mendadak ada kerusakan, tim dengan cepat dan sigap langsung bekerja memperbaiki.

Menurut dia, tim ini siap melakukan perbaikan bersifat darurat dan mendadak dengan mendirikan posko bantuan teknik. "Intinya ada tim yang siap setiap saat," tegasnya. []

Baca juga:

Berita terkait
0
Isak Tangis Warnai Sidang Kasus Pabrik Mancis di Binjai
Sidang perdana kasus kebakaran perakitan korek api gas yang menewaskan 30 orang pekerja dan anak-anak di Langkat, Sumatera Utara.