TAGAR.id, Jakarta - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menanggapi pernyataan Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar atau Cak Imin yang sebelumnya menyarankan agar dirinya dan sejumlah menteri melakukan taubatan nasuha terkait bencana yang terjadi di Sumatera.
Bahlil menegaskan bahwa introspeksi diri adalah kewajiban semua pihak.
"Kalau Pertaubatan Nasuha, Pak Imin juga Pertaubatan Nasuha lah. Semuanya ya. Semua ya, kita semua harus evaluasi diri," kata Bahlil di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis (4/12).
Dia menegaskan dalam struktur pemerintahan, dirinya bertanggung jawab langsung kepada Presiden Prabowo Subianto, bukan kepada sesama menteri.
"Kalau saya kan [anak buah] Presiden, Pak Presiden Prabowo. Yang di kabinet, yang bisa perintah saya Pak Presiden Prabowo. Dan saya fokus untuk menjalankan urusan rakyat," ujarnya.
Lebih lanjut, Bahlil menambahkan, saat ini ia tengah menjalankan instruksi dari Prabowo untuk menangani situasi di lapangan.
"Dan apa yang diperintahkan oleh Bapak Presiden. Saya lagi urus, urusan di lokasi bencana," tandasnya.