UNTUK INDONESIA
Angkie Yudistia, Tunarungu Jadi Staf Khusus Jokowi?
Angkie Yudistia disebut-sebut masuk dalam daftar 12 nama staf khusus Presiden Jokowi.
Angkie Yudistia. (Foto: Instagram/@angkie.yudistia)

Jakarta - Staf Khusus Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan diumumkan pada Kamis sore 21 November 2019. Angkie Yudistia disebut-sebut masuk dalam daftar 12 nama staf khusus Jokowi.

Tadinya bisa mendengar, jadi gak bisa dengar lagi dari umur 10 tahun.

Angkie Yudistia merupakan pendiri sekaligus CEO pusat pemberdayaan ekonomi kreatif untuk kalangan disabilitas, Thisable Enterprise sejak 2011. Wadah itu untuk memberdayakan disabilitas Indonesia yang ingin bekerja.

"Nanti akan diperkenalkan pada saudara-saudara sekalian," kata Sekretaris Kabinet Pramono Anung di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis, 21 November 2019.

Angkie menyandang tunarungu, tetapi tidak didapatnya dari lahir. Dia mengalaminya ketika berusia 10 tahun, saat terkena malaria. Badannya saat itu meriang tetapi tiba-tiba tak bisa mendengar setelah mengonsumsi antibiotik.

"Dulu sempat demam tinggi, malaria. Itu yang mengakibatkan tak bisa mendengar lagi. Tadinya bisa mendengar jadi gak bisa dengar lagi dari umur 10 tahun, jadi kehilangan jati diri," kata Angkie di acara Buka Talks di Hall Bukalapak, Jalan Kemang Timur, Jakarta pada Selasa, 18 September 2018.

Angkie YudistiaAngkie Yudistia. (Foto: Instagram/@angkie.yudistia)

Perempuan kelahiran 5 Juni 1987 ini mengaku bergejolak saat tak bisa mendengar. Namun, pada tahap hidupnya, dia bangkit menatap masa depan dengan menyingkirkan keterbatasan yang dimilikinya dan melakukan perubahan.

Angkie akhirnya gigih mengenyam bangku pendidikan higga meraih gelar S2 Master Komunikasi di London School Public Relations Jakarta.

"Agak kontradiktif ya, udah tahu gak bisa dengar, ngambil (jurusan) komunikasi. Tapi aku belajar, dengan mengambil komunikasi itu bagaimana mengubah persepsi masyarakat tentang penyandang disabilitas yang tadinya buruk, gimana caranya mereka bisa berpikir bisa, sama seperti yang lainnya. Itu kayak tantangan buat aku," ujar dia.

Dengan kondisi yang dimilikinya, Angkie mengatakan sempat dipecat hingga mengalami efisiensi perusahaan. Namun, dia tak patah ara sampai pada suatu saat diterima menjadi karyawan di perusahaan besar seperti IBM Indonesia dan keluar membangun Thisable Enterprise.

Finalis Abang None pada 2008 menyebut perusahaan yang dibangunnya sempat merugi. Namun, dengan konsisten dan inovasi akhirnya klien dan custumer menerima Thisable Enterprise dengan tangan terbuka.

"Ketika kita meu melakukan perubahan itu tidak bisa diam begitu saja tetapi harus sustainable dan konsisten," tutur dia. []

Berita terkait
12 Nama Staf Khusus Jokowi Diumumkan Sore Ini
Presiden Jokowi akan mengumumkan 12 nama staf khusus presiden yang akan membantu kinerjanya selama lima tahun ke depan.
Jokowi Diingatkan Roy Suryo Soal Mutu Wakil Menteri
Roy Suryo mengingatkan Presiden Jokowi untuk lebih mementingkan kualitas ketimbang kualitas wakil menteri.
Beban Promosi Pariwisata Wamen Angela Tanoesoedibjo
Putri sulung bos MNC TV Angela Tanoesoedibjo mendapatkan mandat dari Presiden Jokowi. Beban promosi pariwisata langsung diberikan kepadanya.
0
Dua Titik Rawan Kecelakaan di Jeneponto
Ada dua titip rawan kecelakaan di Jeneponto menjadi pusat perhatian pemkab, Jasa Raharja dan kepolisian yakni di Jalan Poros Paccelang dan Karamaka