UNTUK INDONESIA
Zul Zivilia Gunakan Narkoba Karena Kehendak Allah
Zul Zivilia mengatakan kasus narkoba yang menjeratnya terjadi karena kehendak Allah.
Zul Zivilia. (Instagram/ziviliaofficial)

Jakarta - Vokalis kelompok musik Zivilia, Zulkifli alias Zul Zivilia mengatakan kasus narkoba yang menjeratnya terjadi karena kehendak Allah. Menurutnya, kehendaknya untuk menggunakan narkoba merupakan takdir dari Tuhan. Ia meyakini setiap kejadian pasti memiliki hikmah di dalamnya.

"Semua ada hikmahnya. Tapi ini suatu yang baik dan sesuatu yang buruk itu tidak lain karena Allah juga yang ciptakan,"  kata Zul Zivilia, kepada wartawan sebelum sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Senin, 4 November 2019.

"Kehendak saya untuk menggunakan narkoba itu berada dalam kehendak Allah," kata dia.

Zul mengaku menyesal dan berharap tidak ada lagi orang yang bernasib sama dengannya. Ia juga mengaku pasrah dengan suratan takdir yang harus ia jalani.

"Tentu saya menyesal. Jangan ada yang main narkoba. Sudah berhentilah narkoba. Mudah-mudahan saya bisa memberikan hikmah kepada saya sendiri dan keluarga saya dan mensyukuri," kata dia.

Zul Zivilia diketahui ditangkap aparat penegak hukum atas kepemilikan narkoba jenis sabu seberat 9,4 kilogram serta 24 ribu butir ekstasi. Ia diamankan polisi di sebuah apartemen di di kawasan Kelapa Gading Barat, Jakarta Utara, pada 28 Februari 2019 lalu.

Kehendak saya untuk menggunakan narkoba itu berada dalam kehendak Allah.

Atas perbuatannya itu, Zul didakwa tiga pasal sekaligus yakni pasal 114 ayat (2) subsider pasal 112 ayat (2) jo pasal 132 ayat (1) undang-undang Republik Indonesia nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman maksimal hukuman mati.

Baca juga: Isu Skandal Liza Aditya, Atta Halilintar Dimanfaatkan

Acaman tersebut menjerat Zul lantaran pria 38 tahun itu dianggap bukan hanya sebagai pemakai, namun juga pengedar narkoba.

Zul Zivilia dan Aishiteru

Sosok Zulkifli sempat begitu dikenal sewaktu band yang dibentuknya merilis lagu berjudul Aishiteru, dari album berjudul sama pada tahun 2009 lalu. Band tersebut ia bentuk secara tidak sengaja saat baru pulang ke tanah air dari Jepang.

Zul yang memegang posisi sebagai vokalis dan pemain sintesiser piano, membentuk Zivilia bersama 3 personel lain, yakni Idham Akbar (bas), Obot (dram) dan Bayu (keyboard).

Pada tahun 2011, kelompok musik beraliran J-Pop itu kembali merilis album yang diberi judul Aishiteru 2, dengan dua single andalan bertajuk Aishiteru 2 dan Pintu Taubat.

Dua tahun berikutnya, mereka mengeluarkan album ke-3 yang diberi judul Trilogy, dengan tembang Aishiteru 3 sebagai lagu yang dijagokan. [] 

Berita terkait
Rage Against The Machine Gelar Konser Reuni 2020
Kelompok musik Rage Against The Machine atau RATM dipastikan bakal reuni dengan menggelar tur konser pada tahun 2020 mendatang.
iKON Pukau Penonton Jakarta di Gudfest 2019
Kelompok boyband Ikon tampil memukau di hadapan para fans Indonesia dalam gelaran Gudfest 2019 di Jakarta, Sabtu malam, 2 November 2019.
Blink 182 Kenakan Kostum Joker Saat Manggung
Kesuksesan film Joker rupanya menginspirasi banyak orang untuk mengenakan kostum sang badut kriminal.
0
Jokowi Lantik Hakim Konstitusi Manahan MP Sitompul
Presiden Joko Widodo hari ini, Kamis, 30 April 2020 resmi melantik Manahan MP Sitompul sebagai Hakim Konstitusi 2020-2025.