UNTUK INDONESIA
Yenny Wahid di Garuda, Pemerintah Balas Budi ke NU?
Pemilihan sosok Yenny Wahid di struktur internal perusahaan PT Garuda Indonesia sebagai upaya pemerintah dalam mengakomodir interes NU.
Yenny Wahid. (Foto: Instagram/@yennywahid)

Jakarta - Maskapai penerbangan nasional PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. terus melakukan pembaharuan dalam struktur internal perusahaan. Salah satunya dengan menunjuk Yenny Wahid sebagai Komisaris Internal perseroan.

Menanggapi penetapan tersebut, Pengamat Kebijakan Publik Agung Pambagio menilai pemilihan sosok Yenny Wahid ditafsirkannya sebagai upaya pemerintah dalam mengakomodir interes berbagai pihak yang dianggap berkontribusi.

"Misalnya jika dari NU (Nahdlatul Ulama) belum ada dan kursi menteri sudah penuh, namun perannya besar kepada pemerintah ya bisa saja Bu Yenny Wahid ditempatkan sebagai komisaris," ujarnya kepada Tagar di Jakarta, Kamis, 23 Januari 2020.

Akan tetapi, Agus tidak bisa menjamin apakah putri mantan Presiden RI Abdurrahman Wahid atau Gus Dur itu memang diangkat berdasarkan keterwakilan NU. Sebab, segala keputusan pengangkatan komisaris maupun direksi sebuah korporasi BUMN harus melalui Rapat Umum Pemegang saham (RUPS).

"Yang jelas untuk posisi komisaris indepen itu ditentukan oleh tiga pemegang saham utama, termasuk pemerintah melalui Kementerian BUMN sebagai pengendali, dan unsur saham publik," kata dia.

Yenny WahidPutri Gusdur, Yenny Wahid, memakai ikat kepala dengan tulisan aksara Arab Pegon, sesaat sebelum naik ke pentas Kampanye Akbar Jokowi-Amin di Gelora Bung Karno, Senayan Jakarta. Sabtu, 13/4/2019. (Foto: Tagar/Eno Suratno Wongsodimedjo)

Dikutip dari keterbukaan informasi yang disampaikan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), struktur saham mayoritas Garuda Indonesia dikuasi oleh pemerintah dengan porsi 60,53 persen atau sekitar 15,67 miliar lembar saham.

Selanjutnya adalah PT Trans Airways milik konglomerat Chairil Tanjung dengan 6.63 miliar lembar saham atau setara dengan 25,61 persen. Kemudian, porsi terbanyak ketiga dikuasi oleh publik Tanah Air dengan besaran 13,84 persen atau sebanyak 3,85 miliar lembar saham.

Sebagaimana yang diketahui, Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Garuda Indonesia pada Rabu, 22 Januari 2020 menetapkan perubahan struktural terhadap sejumlah posisi komisaris perseroan. Berikut susunan Dewan Komisaris PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. per Januari 2020. []

Berita terkait
Yenny Wahid, Ikat Kepala di Kampanye Akbar Jokowi
Yenny Wahid pakai ikat kepala bertuliskan aksara Arab di kampanye akbar Konser Putih Bersatu.
Yenny Wahid dan 4 Nama Ini Disebut Cocok Masuk Kabinet Jokowi
Lima nama termasuk Yenny Wahid disebut cocok masuk kabinet Jokowi dalam pemerintahan 2019-2024. Berikut nama-nama selengkapnya.
Erick Thohir Beberkan Alasan Yenny Wahid di Garuda
Menteri BUMN Erick Thohir membantah penunjukan Yenny Wahid sebagai Komisaris Independen Garuda upaya bagi-bagi jabatan Presiden Jokowi.
0
Dzulmi Eldin Segera Diadili di PN Tipikor Medan
Kasus Wali Kota Medan nonaktif Dzulmi Eldin segera disidangkan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi.