UNTUK INDONESIA
WFH, Telkomsel Gratiskan Kuota 30 GB untuk Belajar
Menteri BUMN, Erick Thohir meminta Telkom Group berperan aktif dalam menyediakan konektivitas dan layanan pembelajaran jarak jauh.
Petugas dari Kantor Kesehatan Pelabuhan Klas 1 Soetta memeriksa suhu tubuh Menteri BUMN Erick Thohir saat melakukan peninjauan kesiapan Bandara dalam menghadapi COVID-19 di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Rabu, 11 Maret 2020. (Foto: Antara/Muhammad Iqbal)

Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir meminta Telkom Group berperan aktif dalam menyediakan konektivitas dan layanan pembelajaran jarak jauh. Hal ini agar masyarakat dapat belajar dan bekerja dari rumah (work from home - WFH) secara aktif dengan produktivitas yang tetap terjaga.

"Untuk layanan seluler, Telkomsel memberikan akses data bebas kuota hingga 30 GB bagi pelajar dan mahasiswa untuk mengakses aplikasi pembelajaran jarak jauh yang telah bekerjasama dengan Telkomsel, seperti Ruangguru, dan aplikasi yang tergabung dalam paket Ilmupedia, seperti Quipper, Zenius, Bahaso dan Cakap," ucap Erick dalam keterangan tertulis, Rabu, 18 Maret 2020.

Menurut Erick, pihaknya saat ini juga tengah melakukan penjajakan kerja sama dengan 122 perguruan tinggi yang memiliki e-learning untuk mahasiswa. Selain itu juga aplikasi Sekolahku dan beberapa mitra penyedia aplikasi pembelajaran jarak jauh lainnya.

Baca Juga: 10 Aplikasi yang Bisa Dipakai untuk Work From Home

Bekerja dari rumah tentunya membutuhkan dukungan teknologi yang memungkinkan dapat berjalan dengan efektif.

Ia menambahkan, Kementerian BUMN mendukung imbauan pemerintah untuk bekerja, proses belajar dan beribadah dari rumah. Dengan adanya pemberlakuan ini, kegiatan belajar mengajar di kelas dan bekerja di kantor yang bersifat fisik kini dilakukan secara virtual.

TelkomselLogo Telkomsel. (Foto: mastel.id)

"Kebijakan bekerja, belajar, dan beribadah dari rumah tentunya membutuhkan dukungan teknologi yang memungkinkan dapat berjalan secara efektif. Telkom group diharapkan bisa berperan aktif untuk mendukung kegiatan tersebut," tutur Erick.

Sebelumnya Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan akan mengambil langkah social distancing (menjaga jarak antar satu dengan yang lain) untuk mengantisipasi penyebaran virus corona. "Yang paling penting social distancing, bagaimana kita menjaga jarak," ujarnya saat memberikan keterangan pers di Istana Bogor, Jawa Barat, Minggu 15 Maret 2020.

Simak Pula: OJK Work from Home, 70 Persen Tak Boleh Keluar Rumah

Jokowi menambahkan, dengan kondisi tersebut maka sudah saatnya bekerja dari rumah, belajar dari rumah serta beribadah di rumah. Presiden mengajak seluruh rakyat bekerja sama, saling tolong menolong, bersatu padu, bergotong-royong menangani virus corona. "Kita ingin ini menjadi gerakan masyarakat, agar masalah Covid-19, tertangani dengan maksimal," tuturnya. []

Berita terkait
Foto Sri Mulyani Kerja dari Rumah atau Work from Home
Begini gaya Menteri Keuangan Sri Mulyani work from home atau kerja dari rumah di tengah wabah corona yang mencekam dunia. Lihat foto-fotonya.
Redam Penyebaran Virus Corona, BPK Work from Home
BPK menerapkan sistem kerja work from home (WFH) hingga akhir Maret 2020 sebagai respon atas kebijakan pencegahan COVID-19.
Redam Penyebaran Virus Corona, BPK Work from Home
BPK menerapkan sistem kerja work from home (WFH) hingga akhir Maret 2020 sebagai respon atas kebijakan pencegahan COVID-19.
0
China Tak Akui Paspor Hong Kong yang Dikeluarkan Inggris
Pemerintah China kemungkinan tidak akan mengakui paspor warga Hong Kong yang dikeluarkanoleh Inggris