UNTUK INDONESIA
Wakil Presiden UMNO Malaysia Ungkap Pesan Gus Dur
Wakil Presiden UMNO, Haji Mohamad Bin Haji Hasan, Selasa, 25 Februari 2020, mengungkap pesan mantan Presiden Abdurrahman
Anggota parlemen dan Dewan Undangan Negeri (DUN) Rantau Haji Mohamad Bin Haji Hasan. (Foto: Tagar/ANTARA/FB).

Kuala Lumpur - Wakil Presiden UMNO (United Malays National Organization), Haji Mohamad Bin Haji Hasan, Selasa, 25 Februari 2020, mengungkap pesan mantan Presiden Abdurrahman Wahid (almarhum) yang biasa disapa Gus Dur dalam status Facebook-nya saat menyikapi kondisi politik di Malaysia sekarang.

"Apa yang terjadi kemarin dan beberapa hari mendatang akan mendatangkan dampak besar kepada Malaysia," kata anggota parlemen dan anggota Dewan Undangan Negeri (DUN) atau Komite Eksekutif Rantau tersebut mengulas perkembangan politik menyusul runtuhnya Pemerintahan Pakatan Harapan (PH) setelah Mahathir mengundurkan diri.

Dalam percaturan politik yang sedang terjadi ini, ujar dia, semoga pemenangnya adalah rakyat, tanah air Malaysia dan demokrasi. Kepada rekan-rekan di persada politik, ujar dia, cita-cita dan aspirasi politik sesungguhnya adalah wajar, selama pandai menginsafi batasan etika dan nilai.

"Teringat saya pesan Gus Dur. Kata beliau, 'yang lebih penting dari politik dan segalanya, adalah kemanusiaan'," katanya, seperti dilaporkan Antara. Dia berharap Allah SWT memelihara dan memberikan kesejukan kepada bangsa dan negara Malaysia.

"Sesungguhnya kekuasaan penuh berada dalam ketentuan Allah SWT juga. Dialah yang memberi kekuasaan kepada siapa yang dikehendaki-Nya dan mencabut kekuasaan dari siapa yang kehendaki-Nya," katanya. []

Berita terkait
‎Imlek dan Lukisan Gus Dur di Kelenteng Hok le Kiong
Kelenteng Hok le Kiong berada di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah sudah mempercantik bangunan dengan berbagai ornamen, salah satunya lukisan Gus Dur.
0
Advokat Fahira Idris Harap Polisi Tak Salah Sasaran
Kuasa hukum anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Fahira Idris, Aldwin Rahadian berharap Bareskrim minta klarifikasi pelapor sebelum pemanggilan.