UNTUK INDONESIA
Viral Dugaan Penculikan Anak di Padang
Kasus dugaan penculikan anak di Kota Padang, Sumatera Barat, viral di media sosial. Polisi belum memastikan apakah itu benar kasus penculikan.
Foto: Tagar/Pixabay-Comfreak)

Padang - Isu penculikan seorang anak di Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), viral di media sosial (medsos) Facebook. Kabar itu ditulis akun Susi Hartati, yang menyebutkan anaknya sempat diculik tiga orang tidak dikenal menggunakan masker dengan mengendarai minibus Avanza warna hitam.

Kami sedang dalami. Orang tuanya sedang diperiksa. Anak masih belum kami periksa karena kondisinya masih trauma. Kronologinya sama kayak postingan di Facebook.

"Telah terjadi penculikan terhadap anak saya M Iqbal pagi ini saat menuju sekolahnya. Lokasi penculikan di Padang Besi pas jembatan. Menurut anak saya si penculiknya berjumlah tiga orang menggunakan masker dengan sajam dan mengendarai mobil Avanza hitam," tulis Susi Hartati dalam di Facebooknya, Senin 27 Januari 2020 pagi.

Namun ketika sampai di kawasan Gadut, para terduga pelaku penculikan berhenti. Di saat itulah, anaknya memanfaatkan kesempatan untuk melarikan diri.

"Alhamdulillah pas di Gadut mereka berhenti dan kesempatan itu dipergunakan anak saya untuk melarikan diri dan akhirnya ditemukan tetangga yang mengenalinya lalu diantar pulang. Alhamdulillah anak saya masih dilindungi Allah," tulisnya.

Postingan Susi Hartati ini seketika viral di medsos. Hingga pukul 17.WIB, status itu telah dibanjiri ratusan komentar dan juga telah dibagikan lebih dari 1.500 kali oleh netizen.

Menanggapi kabar aksi percobaan penculikan itu, Kapolsek Lubuk Kilangan, Kompol Zulkafde, mengaku sedang menyelidiki kasus tersebut. Orang tua yang menggungah kabar itu ke Facebook juga tengah dimintai keterangannya.

"Kami sedang dalami. Orang tuanya sedang diperiksa. Anak masih belum kami periksa karena kondisinya masih trauma. Kronologinya sama kayak postingan di Facebook," katanya.

Polisi mengaku juga telah mendatangi lokasi tempat terjadinya dugaan penculikan itu untuk melakukan olah tempat kejadian perkara. Namun pihaknya belum berani menyimpulkan bahwa kasus ini benar-benar penculikan.

Apalagi, tidak satu pun barang yang dibawa bocah kelas 6 SD itu yang hilang saat diperiksa.

"Orang tua korban tidak melapor, anggota sedang di tempat kejadian perkara. Kami sedag dalami apakah betul ini penculikan, tentu diperiksa saksi-saksi dulu. Belum bisa memutuskan itu penculikan," katanya. []

Berita terkait
Eks Atlet Tinju Nasional Jambret Mahasiswi di Padang
Mantan atlet tinju nasional asal Sumatera Barat, ditangkap polisi karena diduga menjambret telepon pintar milik seorang mahasiswi di Padang.
Efek Corona, Sejumlah Warga Sumbar Tolak WN China
Massa yang tergabung dalam Forum Masyarakat Minangkabau (FMM) meminta semua wisatawan asal China segera meninggalkan Sumatera Barat (Sumbar).
Tiang Listrik di Padang Roboh Ditimpa Pohon Tumbang
Pohon tumbang di Kota Padang, Sumatera Barat, merobohkan satu unit tiang listrik.
0
Investigasi: Lapis Bawah Sindikat Pajak Mobil Mewah
Pengemplang pajak mobil mewah menggunakan KTP orang untuk mengelabuhi pajak. Ada sindikat pemburu KTP dengan korbannya para orang kecil.