Video: Kenang Peristiwa Kudatuli, Megawati Minta PDI-P Segera Bangun Monumen 27 Juli
Editor

Tagarians, Kudatuli adalah akronim dari Kerusuhan Dua Puluh Tujuh Juli, tragedi yang bermula dari konflik internal Partai Demokrasi Indonesia (PDI). Kudatuli merupakan peristiwa pengambilalihan paksa Kantor DPP PDI di Jakarta Pusat oleh massa pendukung Soerjadi.

Kejadian itu diduga karena tidak terimanya kelompok pendukung Soerjadi, PDI Kongres Medan, dengan keputusan Kongres Jakarta yang memenangkan Megawati Soekarnoputri sebagai ketua umum. Kerusuhan itu sedikitnya mengakibatkan 22 bangunan rusak dan 91 kendaraan terbakar.

Pemerintah saat itu menuding aktivis Partai Rakyat Demokratik (PRD) sebagai penggerak kerusuhan. Jajaran Orde Baru kemudian memburu dan menjebloskan para aktivis PRD ke penjara. Budiman Sudjatmiko yang saat itu menjadi aktivis PRD, divonis hukuman paling berat, yaitu 13 tahun penjara.

Untuk mengenang peristiwa Kudatuli, Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri meminta partainya agar segera membangun Monumen 27 Juli Hal itu ia sampaikan kepada Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto, sebelum acara tabur bunga di kantor DPP PDIP, memperingati 25 tahun peristiwa Kudatuli, pada Selasa 27 Juli 2021.

Menanggapi hal itu, Hasto menyatakan akan segera meminta berbagai masukan, agar Monumen 27 Juli bisa diwujudkan. Menurut Hasto, monumen tersebut akan melambangkan semangat demokrasi dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat, yang tidak pernah bisa dibungkam oleh kekuasaan otoriter. Simak selengkapnya di Tagar TV.