UNTUK INDONESIA

Jakarta - Pimpinan Front Pembela Islam (FPI), Rizieq Shihab, sudah berada di Arab Saudi sejak April 2017. Saat itu, awalnya Rizieq meninggalkan Indonesia untuk menunaikan ibadah umrah. Kabarnya, ada beberapa persoalan yang menyebabkan Rizieq tak bisa pulang ke Indonesia, sehingga Pemerintah Indonesia didesak segera memulangkannya.  Kabar terbaru dari FPI adalah, Rizieq Shihab akan pulang ke Indonesia dalam waktu dekat, dan menyatakan siap melakukan revolusi. 

Untuk membahas hal tersebut, Cory Olivia dari Tagar TV, melakukan wawancara zoom bersama Pengamat Politik dari Lingkar Madani Indonesia, Ray Rangkuti, pada hari Rabu, 14 Oktober 2020.  Dalam wawancara itu, Ray mengatakan bahwa FPI sudah berulang kali menyatakan Rizieq Shihab akan pulang ke Indonesia, jadi menurut Ray, klaim FPI yang kali ini pun masih penuh teka-teki. Selain itu, Ray juga menilai, pemerintah tidak perlu terlalu sensitif dengan kata-kata 'revolusi', karena tidak selalu bermakna negatif.  

Apalagi, Presiden Jokowi juga dinilai memiliki kekuatan yang luar biasa, terlihat dari banyaknya dukungan yang dia dapatkan sampai saat ini. Simak penjelasan Ray Rangkuti selengkapnya di Tagar TV. 

#RizieqShihab  #RevolusiFPI  #RayRangkuti