UNTUK INDONESIA

Jakarta - Kasus Jouska Indonesia masih terus bergulir, yang mana dari wawancara Tagar sebelumnya dengan salah seorang Klien Jouska menyebutkan bahwa hampir semua portofolio saham mereka di Phillip Sekuritas merugi di Saham LUCK hingga mencapai minus 60-80%. Founder dan Chief Executive Office (CEO) PT Jouska Finansial Indonesia, Aakar Abyasa Fidzuno menyatakan kepada CNBC Indonesia (21/7/2020) bahwa ada beberapa pertimbangan mengapa Josuka merekomendasikan Saham LUCK kepada para nasabahnya.

Jouska memilih Saham LUCK karena sedang pada posisi uptrend atau harga sahamnya menguat pada 2019, dan LUCK juga membagikan dividen. Menurut Aakar, saham LUCK bukan termasuk saham gocap atau saham Rp 50. Dari penjelasan ini, Jouska menilai bahwa saham LUCK layak untuk dibeli dan diinvestasikan oleh klien mereka. Redaktur Khusus Tagar Yossy Girsang, melakukan analisa dan membuka langsung informasi serta Laporan Keuangan dari saham LUCK atau PT Sentral Mitra Informatika Tbk yang lebih lengkap dari sekedar penjelasan singkat CEO Jouska Aakar Abyasa.

Tujuan dari analisa ini untuk selain untuk menggali fakta yang ada, juga untuk edukasi kepada para penonton Tagar yang berminat untuk belajar bagaimana sebenarnya langkah-langkah yang dilakukan untuk melakukan analisa kinerja keuangan perusahaan sebelum memutuskan membeli dan memiliki saham dari PT Sentral Mitra Informatika Tbk, perusahaan pedagang perangkat IT di Jakarta. Pemilik 5% atau lebih saham PT Sentral Mitra Informatika Tbk, adalah nama-nama berikut Caroline Himawati Hidajat, Serial System Pte. Ltd, Josephine Handayani Hidajat dan Christine Herawati.