UNTUK INDONESIA

Pegiat media sosial Denny Siregar dan keluarga, mau tidak mau, tidak ada pilihan lain, harus mengambil keputusan untuk menghapus data lama, mengganti KTP dan Kartu Keluarga, pindah rumah, anak-anak pindah sekolah. Keputusan ini ditempuh setelah data pribadi Denny Siregar di Telkomsel dibobol dan disebarluaskan ke media sosial hingga keluarganya diteror.

Hal tersebut disampaikan Muannas Alaidid, kuasa hukum Denny Siregar, dalam wawancara bersama Pemimpin Redaksi Tagar Fetra Tumanggor, Selasa, 14 Juli 2020. Muannas mengatakan kasus bocornya data pribadi Denny di Telkomsel ini bukan semata persoalan Denny pribadi, tapi juga persoalan 160 juta pemilik data yang berlangganan Telkomsel.

"Mereka bisa mengalami hal sama seperti dialami Denny Siregar," kata Muannas.

Muannas Alaidid sedang mempersiapkan gugatan kepada Telkomsel. "Pembelajaran berikutnya adalah bagi provider, sebuah korporasi besar, mereka harus berpikir bukan hanya keuntungan."