UNTUK INDONESIA

Jakarta - Dalam wawancara bersama Redaktur Tagar TV Yossy Girsang, salah seorang pemegang saham dari Brand Usaha Kuliner Juara Group yaitu Eni Suhartini menyatakan kekecewaannya karena nilai sahammnya yang turun hingga 10 kali lipat, padahal perusahaan masih berusia di bawah 1 tahun dan belum pernah melakukan Rapat Umum Pemegang Saham atau RUPS. Investasi yang turun signifikan menurut Eni terjadi pada usaha Juara Roti Indonesia, Hore Steak dan Soto Seger Boyolali Hj Amanah. Totalnya Eni Suhartini join sebagai pemegang saham di 15 perusahaan atau PT di bawah brand Juara Group dengan nilai Rp 109 juta.  

Eni menceritakan bahwa awal dia tertarik bergabung karena melihat informasi di Youtube mengenai Ayam Geprek Juara yang merupakan salah satu brand kuliner milik Juara Group dengan visi misi Ladang Manfaat, Ladang Ibadah, Ladang Profit, Amanah Ridho Allah. Juara Group bermarkas di Rawamangun yang didirikan oleh beberapa founder yang dimotori oleh Agung Prasetyo Utomo (APU) sebagai leader pertama yang menyandang gelar Panglima Juara. Di awal bergabung, Eni melakukan transfer ke rekening PT Urunmodal Dot Com yang ternyata pada akhir November kegiatan usaha dari PT Urunmodal Dot Com dihentikan oleh Satgas Waspada Investasi karena termasuk dalam 182 kegiatan usaha tanpa izin (investasi bodong).