UNTUK INDONESIA

Jakarta - Dalam video kali ini, Cory Olivia membacakan ulasan pilihan redaktur Tagar, mengenai Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto.

Sosok Menteri Kesehatan Terawan sedang ramai diperbincangkan publik. Baru-baru ini, presenter Najwa Shihab mengungkapkan sejumlah sindiran kepada Menkes Terawan, karena tidak pernah mau menghadiri undangan Najwa. Selain itu, Terawan juga sangat jarang tampil di publik untuk menjelaskan tentang penanganan C-19 di Indonesia.

Kalau kita kilas balik ke awal pandemi, ada beberapa pernyataan Terawan yang cukup kontroversial. Pertama, ketika publik heboh dan resah setelah tahu ada dua warga Depok yang positif terinfeksi virus corona. Namun, Terawan justru mengimbau masyarakat agar tidak heboh. Lalu, pernyataan Terawan terkait penggunaan masker. Menurutnya, masker hanya digunakan oleh orang yang sakit. Dan terakhir adalah, pernyataan Terawan bahwa C-19 adalah penyakit yang akan sembuh dengan sendirinya.

Sebelum menjadi menteri kesehatan, Terawan memang sudah cukup sering menjadi perbincangan. Salah satunya adalah melayani terapi cuci otak untuk penderita stroke, dengan metode Digital Substraction Angiography. Metode yang sempat viral pada 2018 ini ditentang oleh sejumlah kalangan, karena belum teruji secara ilmiah.

Terawan mulai menjadi dokter tentara pada 1990, dan ditugaskan di berbagai wilayah, hingga akhirnya menjabat sebagai Kepala Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto Jakarta, sejak 2015. Terawan juga merupakan salah satu dokter kepresidenan, dan sempat ditunjuk oleh Presiden Jokowi untuk membantu merawat almarhum Ani Yudhoyono, ketika menjalani pengobatan kanker darah di Singapura. Simak ulasan mengenai Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto selengkapnya di Tagar TV.

#MenteriKesehatan #DokterTerawan #TagarTV