UNTUK INDONESIA

Jakarta - Presiden Jokowi sampai tiga kali menunjukkan kekecewaannya terhadap kinerja beberapa kementerian di tengah kondisi Indonesia yang saat ini berjuang untuk dapat pulih dari dampak Pandemi Covid-19. Krisis ekonomi global tengah menghantui Indonesia, dimana negara-negara besar sudah masuk ke kondisi resesi ekonomi dengan pertumbuhan PDB yang negatif dalam dua kuartal berturut turut di tahun 2020 ini, sehingga sangat wajar saat ini Jokowi mengharapkan agar menteri-menterinya dapat bekerja luar biasa agar pertumbuhan ekonomi Indonesia tidak jatuh lebih dalam lagi. 

Dalam kesempatan wawancara Zoom, Redaktur Tagar, Yossy Girsang berdiskusi bersama Politikus Parta Nasional Demokrat (Nasdem), Irma Suryani Chaniago mengenai Menteri mana saja jika terjadi reshuffle menteri kabinet Presiden Jokowi, yang layak untuk diganti karena kinerjanya yang terbilang kurang perform. Tiga Menteri yang disampaikan oleh Irma adalah Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio, Menteri Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Anwar Makarim dan Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah. 

Irma Chaniago juga mengungkapkan apresiasi terhadap kinerja dari Menteri Keuangan Sri Mulyani yang sudah bekerja dengan sangat baik sehingga pertumbuhan ekonomi Indonesia tidak terjun bebas dibandingkan negara lain. Demikian juga Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dan Menteri BUMN Erick Thohir masuk dalam kategori yang berkinerja baik dan dapat berkoordinasi dengan baik.