Jakarta, (Tagar 19/3/2019) - Jokowi dan Prabowo, dua nama yang kian menghangat sekarang ini. Keduanya di masa Pemilihan Presiden 2019, akan bersaing memperebutkan posisi sebagai Presiden Republik Indonesia.

Kedua tokoh ini dinilai masyarakat pastinya dengan berbagai pandangan. Namun apakah ada perbedaan yang mencolok di antara Jokowi dan Prabowo Subianto? 

Berikut Tagar News kumpulkan dari berbagai sumber perbedaan antara Jokowi dan Prabowo.

1. Beda Kelahiran

Jokowi dilahirkan di Kota Solo  pada 21 Juni 1961, dengan latar belakang keluarga yang sederhana. Orangtua Jokowi pun hanya orang biasa yang tidak banyak dikenal orang. Jokowi tidak dibesarkan dari keluarga yang berada atau penuh dengan kekayaan. 

Jokowi bahkan pernah mengalami beberapa kali pindah rumah dan sejak kecil dirinya sudah merasakan hidup susah. Itu dibuktikan dengan dia pernah menjadi pengojek payung hujan, kuli panggul, dan jualan aneka barang. 

Hasil dari pekerjaannya itu digunakannya untuk biaya sekolah. Hal itu dilakukannya hanya untuk membantu kedua orang tuanya. Sedangkan latar belakang agama keluarga Jokowi itu adalah Islam.

Berbeda dengan Prabowo Subianto, yang lahir di Jakarta pada 17 Oktober 1951 memiliki latar belakang yang cukup terpandang saat itu. Ayah Prabowo seorang guru seorang profesor dengan 5 kali menteri dibawah Presiden Soekarno dan Soeharto

Bahkan kakek Prabowo adalah RadenMas Djojohadikusumo yang merupakan pendiri Bank Negara Indonesia (BNI 46). Keluarga Prabowo berasal dari Sulawesi Utara. Sedangkan latar belakang agama keluarga Prabowo adalah Kristen.

2. Kelas Pendidikan

Jokowi menyelesaikan sekolahnya di Indonesia, yaitu SD di 111 Tirtoyoso Solo, SMPN 1 Solo, SMAN 6 Solo. Bahkan hingga meraih gelar insiyur dari Fakultas Kehutanan UGM pada tahun 1985. 

Berbeda dengan Prabowo yang menyelesaikan pendidikan dasarnya dalam waktu 3 tahun di Victoria Institution Kuala Lumpur, Sekolah Menengah di Zurich International School, Zurich, pada tahun 1963-1964, dan SMA di American School, London pada kurun waktu 1964-1967. Barulah dia melanjutkan study ke Akademi Militer Nasional, Magelang Pada tahun 1970.

3. Perjalanan Karier

Jokowi memulai karirnya sebagai  karyawan di perusahaan plat merah alias milik pemerintah. Dia kemudian bergabung dengan sang paman buat menjalankan usaha furnitur di bawah naungan CV Roda Jati yang ada di Solo. 

Sedangkan Prabowo lulusan Akademi Kemiliteran, dari sana akhirnya mengawali karirnya di bidang kemiliteran. Ia memulai karirnya di ABRI tentu sejak 1974. Karir militer Prabowo dulu boleh dibilang supercemerlang. 

Namun kasus penculikan aktivis pada era Orde Baru yang membuat karirnya di militer menjadi berantakan karena dirinya diberhentikan dari posisinya saat itu terkait kasus tersebut.

4. Hobby yang Bertolak Belakang

Kalau melihat hobby dari kedua tokoh ini pastinya memiliki perbedaan yang sangat kontras dilihat. Jokowi menyukai musik, yang ternyata kesukaannya dengan musik ini adalah warisan dari sang ayah Widjiatno Notomihardjo. 

Selain musik, Jokowi juga juga memiliki hoby yang ekstrem, yakni mengendarai trail dan motor gede model Chopperland yang telah dimodifikasi. Jokowi pertama kali nge-trail saat meninjau pembangunan Jalan Trans Papua ruas Wamena-Mamugu 1. 

Jokowi menyusuri jalan sejauh 7 kilo meter. Kemudian dia juga perna mengendarai motor saat meninjau beberapa lokasi di Desa Citarik. Tak banyak yang menyangka jika orang nomor satu di Indonesia tersebut gemar mengendarai motor.

Berbeda dengan Presiden Jokowi, Prabowo lebih hobi berkuda. Ketua umum Partai Gerindra itu sangat menggemari olahraga polo berkuda sejak muda. Akibat hobinya itu, Prabowo sampai punya 17 ekor kuda berjenis Lusiano dan kuda-kuda tersebut didatangkan langsung dari Portugal. 

Bahkan hoby lain Prabowo adalah berenang. Memang Prabowo selalu memulai harinya dengan berenang di kolam renang pribadi miliknya. Terhadap hobby yang satu ini, Prabowo tidak pernah melewatkannya sebelum memulai aktivitas berkudanya.

5. Kehidupan Rumah Tangga

Jika melihat kehidupan rumah tangga kedua tokoh ini pastinya tak sedikit yang mengetahui kehidupan rumah tangga antara Jokowi dan Prabowo. Jokowi menikahi Iriana Jokowi pada 24 Desember 1986. Sudah 32 tahun perjalanan rumah tangga mereka. 

Buah dari pernikahannya itu ada tiga orang anak yang telah menemani kehidupan rumah tangganya itu. Ketiga anak Jokowi itu adalah Kaesang Pangarep, Kahiyang Ayu, dan Gibran Rakabuming Raka. Kehidupan keluarga kecil Jokowi tersebut hingga kini jauh dari pemberitaan yang tidak baik.

Berbeda dengan Prabowo, Ketua Umum Partai Gerindra ini menikahi Siti Hediati Hariyadi atau akrab disapa Titiek Soeharto pada 8 Mei 1983. Dari pernikahannya itu lahir seorang anak laki-laki bernama Ragowo Hediprasetyo atau Didit Prabowo. 

Namun Kehidupan rumah tangga Prabowo itu harus kandas ditengah jalan.  Keduanya dikabarkan bercerai sebelum Prabowo bertolak ke Yordania untuk mengasingkan diri pada akhir tahun 1998. Namun, tidak diketahui secara pasti kapan tepatnya perceraian tersebut terjadi.

6. Karier Masing-masing Anak

Jika melihat pekerjaan dari anak-anak kedua tokoh ini, memang tak ada satupun yang mengikuti jejak sang orangtuanya. Namun bedanya, anak-anak Jokowi terjun di dunia bisnis makanan dan semata wayang Prabowo berprofesi sebagai seorang desainer.

7. Kebiasaan Berpakaian

Jokowi memiliki kebiasaan mengenakan kemeja putih. Kemeja putih sudah menjadi ciri Jokowi. Ke mana-mana Presiden ke-7 RI itu selalu mengenakan kemeja putih. Mau acara formal, sangat formal, hingga acara yang terbilang santai, Presiden Jokowi tak pernah menanggalkan 'seragam' kemeja putih polosnya.

Kalau Capres nomor urut 02 ini  terlihat mengenakan pakaian khas dan terkesan itu-itu saja, bila tampil di depan publik. Jika ditelisik, gaya berbusananya Prabowo ini konsisten sejak dia maju mendampingi Megawati Soekarnoputri dalam pertarungan Pemilu 2009 lalu. 

Kemudian berlanjut ketika dia berpasangan dengan Hatta Rajasa pada Pemilu 2014. Bahkan yang membedakan gaya berpakaian Prabowo pada 2014 dan saat ini hanya dipilihan warna. []

Baca juga: Tujuh Persamaan Antara Jokowi dan Prabowo