Bangka Belitung, (Tagar 14/1/2019) - Tidak ada kalimat yang akan terucapkan selain kekaguman jika berkunjung dan menikmati alam di Kepulauan Bangka Belitung. Jika yang berkunjung adalah seorang yang religius, maka pujian atas kebesaran Tuhan pun bakal terucap atas keindahan wilayah yang bergelar "Negeri Serumpun Sebalai" itu.

Saking indahnya Bangka Belitung, muncul bahasa canda yang sering diucapkan masyarakat bahwa "Tuhan sedang bahagia ketika menciptakan Bangka Belitung".

Bangka Belitung merupakan provinsi kepulauan di bagian barat Indonesia, terdiri dari dua pulau utama yakni Pulau Bangka dan Pulau Belitung. Namun berdasarkan keterangan dari masyarakat, Bangka Belitung memiliki lebih 400 pulau, sedangkan yang berpenghuni hanya puluhan pulau saja.

Sebagai sebuah provinsi, Bangka Belitung memiliki tujuh kabupaten/kota. Di Pulau Bangka terdapat Kabupaten Bangka, Kabupaten Bangka Barat, Kabupaten Bangka Tengah, Kabupaten Bangka Selatan, dan Kota Pangkal Pinang yang merupakan ibu kota provinsi.

Sedangkan di Pulau Belitung terdapat Kabupaten Belitung dan Kabupaten Belitung Timur.

***

Sebagai sebuah daerah kepulauan, tentu saja Bangka Belitung memiliki banyak pantai, apalagi dengan keberadaan ratusan pulau yang sebagian besar masih berstatus "perawan" dan belum berpenghuni.

Setelah ditelusuri, termasuk dengan mengakses website Dinas Pariwisata seperti dilansir kantor berita Antara, memang belum ada data pasti mengenai jumlah pantai yang ada di Bangka Belitung.

Namun diketahui ada sejumlah pantai dan pulau yang sangat layak dikunjungi dan dijadikan lokasi wisata karena memiliki keindahan yang tiada terkira.

Di Kabupaten Bangka saja, terdapat lebih dari 10 pantai dan pulau yang indah sehingga sering dijadikan lokasi kunjungan wisatawan, termasuk masyarakat Pulau Bangka.

Pantai pertama adalah Pantai Parai Tenggiri yang berjarak sekitar 40 km dari Kota Pangkal Pinang sebagai ibu kota Provinsi Bangka Belitung. Selain air lautnya yang memunculkan warna hijau, Pantai Parai Tenggiri juga menarik karena struktur tanahnya yang landai dan ombak yang relatif kecil.

Kemudian, Pantai Tikus berlokasi di Desa Rebo, Kelurahan Kenanga, Kecamatan Sungailiat. Pantai yang banyak dikunjungi pada akhir pekan dan saat liburtergolong pantai yang masih alami dengan air hijau yang juga hijau.

Selanjutnya, Pantai Matras yang berada di Desa Matras, Kecamatan Sungailiat, Kabupaten Bangka. Selain disuguhi air berwarna hijau dan langit yang biru, Pantai matras juga menarik karena berisi pasir putih yang lembut.

***

Setelah itu, Pantai Teluk Uber yang berbentuk teluk dan menjorok ke daratan. Selain pemandangannya yang indah, pantai tersebut sering dikunjungi pada sore hari karena menjadi lokasi yang tepat untuk menikmati mathari tenggelam.

Selanjutnya, Pantai Tanjung Pesona yang terletak di Desa Rambak, Kecamatan Sungailiat. Pantai ini diapit Pantai Teluk Uber dengan Pantai Tikus. Pantai tersebut telah dikelola secara profesional karena sudah dibangun hotel dan cottage yang bagus.

Gugusan pantai yang "wajib" dikunjungi adalah Pantai Romodong berlokasi di Desa Bukit Ketok, Kecamatan Belinyu atau berada di ujung utara Pulau Bangka. Pantai itu sangat menarik karena memiliki air yang jernih dan jarang bergelombang.

Pantai Romodong tersebut berdekatan dengan Pulau Penyusuk, Pulau Putat, dan Pulau Putri yang sering dijadikan lokasi menyelam dan swafoto dalam air.

Ada juga Pantai Batu Bedaun dan pantai Reboyang menampilkan pemandangan pantai yang indah dengan hamparan pasir berwarna putih bersih, air laut yang jernih dan ombaknya yang tenang.

Di Kabupaten Bangka Barat, wisatawan dapat menikmati Pantai Penganak yang berlokasi di Kecamatan Parit Tiga. Dengan alam yang indah dan kondisi yang tenang, pantai tersebut layak menjadi lokasi bersantai bersama keluarga.

***

Lalu ada juga Pulau Nanas yang berbatasan dengan Belinyu, Kabupaten Bangka. Meski pulau tersebut tidak terlalu besar, namun memiliki ombak yang relatif tenang dan pemandangan yang indah sehingga sering dijadikan lokasi memancing.

Di Kota Pangkal Pinang sendiri, ada satu pantai yang sering dikunjungi yakni Pantai Pasir Padi yang berjarak hany sekitar 7 km dari inti kota. Pantai itu disebut Pantai pasir Padi karena memiliki pasir yang mirip dengan bulir padi.

Kalau menuju Kabupaten Bangka Tengah, masyarakat akan disuguhi pemandangan pantai yang panjang sebelum tiba di Koba yang merupakan ibu kota kabupaten. Setiap sore, pinggiran pantai tersebut selalu didatangi warga untuk menikmati keindahan pantai bersama keluarga.

Namun, sebelum tiba di Koba, wisatawan dapat menikmati Pulau Ketawai yang sangat indah dengan air yang biru jernih. Di pulau tersebut, wisatawan dapat menyelam untuk menyaksikan ikan yang berenang di sela-sela karang.

Untuk tiba di Pulau Ketawai, wisatawan hanya menyeberang sekitar 20 menit dari tangkahan yang ada di Kecamatan Kurau yang berjarak sekitar 40 km dari Kota Pangkal Pinang.

Di Kabupaten Bangka Selatan juga banyak terdapat pantai-pantai yang indah seperti Pantai Batu Perahu, Pantai Batu Kapur, Pantai Tanjung Kerasak, dan Pantai Tanjung Besar.

Yang paling sering dikunjungi adalah Pulau Kelapan yang berada di Kecamatan Lepar Pongok. Dengan airnya yang biru dan jernih, perairan Pulau Kelapan sering dijadikan lokasi menyelam untuk menyaksikan ikan yang berenang.

***

Ketika berkunjung ke Pulau Belitung, wisatawan semakin dimanjakan dengan keindahan alam Belitung. Sekelumit keindahan Belitung dapat disaksikan dalam film Laskar Pelangi.

Di Belitung, proses menikmati keindahan alamya dapat dimulai dari Pantai Tanjung Kelayang. Pantai yang indah dengan paparan pantai berair jernih itu sering dijadikan lokasi berbagai even kepariwisataan.

Dari Pantai Tanjung Kelayang, wisatawan dapat menyeberang sekitar 30 menit untuk menikmati sejumlah pulau kecil seperti Pulau Lengkuas, Pulau Burung, Pulau Babi, dan Pulau Pasir.

Di gugusan pualu tersebut, wisatawan dimanjakan dengan pemandangan yang "super indah", termasuk dapat menyaksikan ikan yang berenang di sela-sela karang.

Di daratannya, wisatawan dapat menyaksiakan batu-batu yang sangat besar di Pantai Tanjung Tinggi yang dijadikan lokasi syuting film Laskar Pelangi. Batu-batu tersebut teronggok gagah di pinggiaran pantai yang juga indah.

Selain pantai, Bangka Belitung juga memiliki waduk buatan yang sering disebut "Kolong" yang merupakan bekas lokasi penambangan timah. Kolong tersebut sering menghasilkan air berwarna hijau sehingga sering dijadikan lokasi swafoto.

***

Belum lagi rangkaian danaunya. Sebut saja Danau Kaolin di Desa Air Raya Tanjungpandan, Belitung, Provinsi Bangka Belitung.

Danau Kaolin memiliki warna daratan yang putih bersih dan air yang berwarna biru menyala. Danau ini bukan berasal dari kawah gunung, tapi terbentuk dari bekas tempat pertambangan Kaolin yang telah ditinggalkan dan alam menyempurnakan dengan keindahannya. 

Sedikit pengetahuan tentang Kaolin. Kaolin adalah suatu mineral sebagai bahan industri seperti kosmetik, kertas, makanan, pasta gigi dan Kaolin digemari karena sifatnya yang halus, putih, kuat, halus serta daya hantarlistrik dan daya hantar panas yang rendah.

Pemandangan yang begitu mempesona sepanjang mata melihat. Timbunan-timbunan galian seperti bukit di sekitar area danau yang sekilas seperti Gunung Bromo mini tetapi berwarna putih. 

Daratan bawah danau yang tertutup oleh air seperti lekukan seekor binatang yang sedang melintas, apabila air sedang surut daratan tersebut akan kelihatan seperti gula putih yang bersih. Di tengah danau nampak sebuah daratan yang seakan menghubungan antar ujung danau.

Dengan banyaknya pantai, danau dan alam yang sangat indah tersebut, termasuk berbagai makanan yang lezat, maka sangat layak jika Bangka Belitung disebut gambaran surga di dunia. []