Tren Pariwisata Kekinian di Tengah Pandemi Covid-19

Dalam rangka pulihkan pariwisata, Wisata vaksin menjadi sebuah terobosan baru dalam tren pariwisata kekinian di tengah pandemi Covid-19.
Ilustrasi - Tren wisata vaksinasi di era pandemi Covid-19. (Foto: Tagar/Travel)

Jakarta - Wisata vaksin menjadi sebuah terobosan baru dalam tren pariwisata kekinian di tengah pandemi Covid-19, untuk mempercepat pelaksanaan vaksinasi nasional yang sudah ditargetkan oleh pemerintah pusat.

Program ini sekaligus sebagai upaya untuk kembali memulihkan dunia pariwisata Indonesia, terkhusus Pulau Bali, yang terkena dampak serius selama pandemi covid-19 menyerang.

Wisata vaksin sendiri juga merupakan sebuah tren di luar negeri, terutama Amerika Serikat, yang telah menyediakan paket wisata khusus. Hal ini ternyata menarik banyak minat wisatawan asal Indonesia.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Badan Pariwisata, Sandiaga Uno siap untuk ikut andil dalam pengadaan wisata vaksin Indonesia, tujuan Bali. Dengan begitu, kita tak perlu pergi jauh-jauh ke Amerika.

Wisata vaksin di Indonesia sendiri merupakan wisata aman selama 14 hari dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Para wisatawan akan divaksin terlebih dahulu di hari pertama keberangkatan dan di hari terakhir sebelum pulang ke daerah asal.

Dalam hal wisata vaksin ke Bali, selama berada di sana, wisatawan juga akan menginap di hotel-hotel yang telah tersertifikasi CHSE (Cleanliness, Health, Safety, Environmental Sustainability). Memang, apa sih sertifikasi CHSE?

Berdasarkan laman Kemenparekraf, CHSE merupakan sertifikasi jaminan yang diberikan kepada usaha pariwisata, destinasi wisata, dan produk pariwisata. 

Jaminan ini menjadi bukti pelaksanaan kebersihan, kesehatan, keselamatan, dan kelestarian lingkungan. Bisa dikatakan, wisata vaksin adalah liburan dengan fasilitas vaksinisasi secara gratis.

Wisata vaksin Indonesia dengan tujuan Bali memiliki beberapa paket yang bisa dipilih oleh para wisatawan lokal. Kerja sama ini terjalin antara Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif bersama agen perjalanan, TX Travel.

Maskapai penerbangan yang dapat digunakan di dalam paket wisata vaksin Bali ini adalah Citilink dan Airasia. Wisatawan akan diajak menginap selama 14 hari 13 malam di hotel-hotel berdasarkan paket yang telah dipilih.

Dalam paket wisata vaksin ini, wisatawan juga sudah bisa menggunakan berbagai fasilitas hotel yang tersedia, sarapan pagi, akses internet, antar jemput bandara-hotel, asuransi wisata, dan 2x vaksinasi. []

Berita terkait
Kemenkes Minta Masyarakat Daftar Vaksinasi Secara Online
Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi meminta masyarakat untuk mendaftar vaksinasi secara online atau daring.
Pemerintah Terus Kejar Target Vaksinasi Covid-19 di Indonesia
Dilihat dari jumlah dosis yang telah diberikan, Presiden menyebut bahwa saat ini Indonesia berada di peringkat ke-11 di antara 215 negara di dunia
Jokowi Ajak Pemerintah Daerah Dukung Satu Juta Vaksinasi Per Hari
Kerja sama dengan seluruh pihak dibutuhkan untuk mencapai target vaksinasi satu juta suntikan vaksinasi Covid-19 per hari
0
Tren Pariwisata Kekinian di Tengah Pandemi Covid-19
Dalam rangka pulihkan pariwisata, Wisata vaksin menjadi sebuah terobosan baru dalam tren pariwisata kekinian di tengah pandemi Covid-19.