Jakarta, (9/10/2018) -  Syuci Indriani, atlet para renang berhasil menyumbangkan emas keempat untuk Indonesia pada Asian Para Games 2018. Dia membuktikan dirinya sebagai atlet terbaik di nomor 100 meter gaya dada putri SB14 Asian Para Games 2018 pada Senin (8/10).

Nomor 100 meter gaya dada putri adalah nomor unggulan bagi Syuci di ajang Asian Para Games 2018. Bahkan sebelum dirinya bertanding, Syuci memang sudah bertekad untuk meraih medali emas di nomor tersebut.

Syuci merupakan penyandang tunagrahita yang memiliki IQ hanya 75. Dengan segala kekurangannya, dia mampu mengharumkan nama Indonesia di cabang olahraga renang.

Gadis berusia 17 tahun ini mengakui sudah mencintai olahraga renang sejak berusia 6 tahun. Bahkan dengan kecintaaannya tersebut, dirinya juga mendapatkan dukungan dari kedua orangtuanya.

Dengan segala kekurangan yang dimilikinya, ternyata Syuci juga dapat membuktikan prestasinya dalam even ASEAN Para Games 2017. Dari ajang tersebut, dia juga dapat meraih medali emas di cabang olahraga yang sama.

Dia juga buktikan kemampuannya dalam ajang Youth Para Games 2017 di Dubai. Dari ajang itu dia mendapatkan medali emas dan perak.

Sebelumnya pada hari pertama perlombaan cabang para renang, Syuci menyumbangkan medali perunggu dari nomor 200 meter gaya bebas putri S14.

Atlet para-renang asal Riau itu masih akan berlaga di nomor 200 meter gaya ganti putri. Untuk itu dia juga berharap dukungan dari masyarakat. "Yang penting all out saja, yang penting optimis dapat medali saja. Selalu dukung kami karena kami sama dengan kalian juga. Mungkin terbatas ya, kekurangan kami. Tapi yang penting kelebihan kami itu sangat berharga," ujar Syuci.

Sebelumnya, Indriani Syuci meraih medali perunggu pada babak final putri 200 m gaya bebas S14 para renang Asian Para Games 2018 di Aquatic Center, Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (7/10/2018). Indriani meraih medali perunggu sementara emas diraih perenang Jepang Kitano Amisa dan medali perak diperoleh perenang Jepang Inoue Mami. []