UNTUK INDONESIA
Survei Roy Morgan dari Australia, Jokowi Akan Menang Pilpres 2019
Lembaga survei dari Australia, Roy Morgan Research memprediksi Joko Widodo atau Jokowi kembali akan memenangkan Pemilihan Presiden tanggal 17 April 2019 mendatang.
Capres nomor urut 01 Joko Widodo menyampaikan pendapatnya saat debat capres 2019 putaran kedua di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/2/2019). (Foto: Antara/Akbar Nugroho Gumay)

Jakarta, (Tagar 3/3/2019) - Lembaga survei dari Australia, Roy Morgan Research memprediksi Joko Widodo atau Jokowi kembali akan memenangkan Pemilihan Presiden tanggal 17 April 2019 mendatang.

“Polling Indonesia Roy Morgan hari ini menunjukkan bahwa orang Indonesia akan memilih kembali Presiden Joko Widodo untuk masa jabatan lima tahun lagi sebagai presiden," ujar Michele Levine, Chief Executive Officer dari Roy Morgan, mengutip www.roymorgan.com, Minggu (3/3).

Survei Roy Morgan Poll terbaru tentang elektabilitas calon presiden Indonesia dilakukan pada Januari 2019 dengan 1.039 pemilih Indonesia berusia lebih dari 17 tahun.

Dari hasil survei tersebut, Jokowi mendapat dukungan dari 58% pemilih pada bulan Januari, naik 5% dari Pemilu Presiden Indonesia tahun 2014 dan jauh di depan lawannya Prabowo Subianto pada 42%, turun 5% dari tahun 2014.

Jokowi Kuat di Pedesaan, Prabowo Kompetitif di Perkotaan
Menganalisis survei Roy Morgan berdasarkan lokasi menunjukkan Jokowi memimpin di sebagian besar wilayah Indonesia dan memimpin dengan kuat di daerah pedesaan. Di pedesaan, preferensi jelas mendukung Presiden Jokowi sebesar 63,5% sementara Prabowo 36,5%.

Sementara di wilayah perkotaan, Prabowo lebih kompetitif terutama di DKI Jakarta dan sekitarnya, termasuk Jawa Barat dan Banten. Di daerah selatan Sumatera, Prabowo juga sangat kuat. Meski demikian, untuk daerah perkotaan Jokowi masih unggul dengan margin yang lebih kecil yakni Jokowi 53% dan Prabowo 47%.

Jokowi dan PrabowoCapres nomor urut 01 Joko Widodo (kiri) dan Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto (kanan) disaksikan Ketua KPU Arief Budiman (tengah) bersiap mengikuti debat capres 2019 putaran kedua di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/2/2019). (Foto: Antara/Akbar Nugroho Gumay)

Di daerah yang yang menjadi basis dukungan terbesar selama ini, Jawa Tengah, Jokowi diprediksi meraup hampir tiga perempat dukungan: Jokowi 74,5% dan Prabowo 25,5%. Dukungan untuk Jokowi juga sangat kuat di provinsi tetangga Jawa Timur dan Bali: Jokowi 73%  dan Prabowo 27%.

Jokowi juga diprediksi bakal menang di daerah Pulau Sulawesi: Jokowi 62,5% dan Prabowo 37,5%.

Dukungan untuk Prabowo Subianto terkonsentrasi di Provinsi Jawa Barat dan DKI Jakarta dengan 57%, sementara Jokowi hanya meraih 43%. Di daerah Sumatra Selatan dan beberapa daerah tetangga Prabowo meraih 54,5% dan Jokowi 45,5%. Di Pulau Kalimantan, Jokowi unggul dengan perolehan 54% dengan Prabowo meraih 46%. 

Pada tahun 2014, Roy Morgan Research juga pernah melakukan survei Pilpres di Indonesia. Waktu itu, Roy Morgan memprediksi Jokowi memenangkan Pilpres 2014 dengan perolehan 52% dan Prabowo 48%. Hasilnya tidak berbeda jauh dengan hasil sesuai penghitungan KPU. Jokowi meraih 53,15% dan Prabowo meraih 46,85%. [] 


Berita terkait
0
Cara Startup di Bali Bertahan dari Badai Covid-19
Bali menjadi salah satu destinasi wisata yang paling terkena dampak pandemi Covid-19. Salah satunya adalah perusahaan startup.