Lombok Tengah - Ruslan (45) tak menyangka jika ruang komputer SMA Negeri 2 Pringgarata dibobol maling saat dirinya pulang makan sahur. Sebanyak enam unit komputer milik sekolah raib.

"Iya, benar. Kasusnya masih kami selidiki," ucap Kasat Reskrim Polres Lombok Tengah AKP Raples P Girsang, Jumat 17 Mei 2019.

Raples menuturkan peristiwa itu terjadi pada Kamis 16 Mei 2019 sekitar pukul 03.30 WITA.

Ruslan yang bekerja sebagai penjaga sekolah pulang ke rumahnya untuk makan sahur. Jarak sekolah menuju rumah Ruslan sekitar 15 meter.

Pada pukul 05.00 WITA, Ruslan kembali ke SMA Negeri 2 Pringgarata yang berada di Dusun Rarung, Desa Pemepek, Kecamatan Pringgarata, Kabupaten Lombok Tengah.

Ruslan menemukan lampu yang ada di teras dan di ruangan komputer dalam keadaan mati.

Ruslan kemudian mengecek kondisi ruangan dan menemukan jendela dalam keadaan terbuka.

Sedikitnya enam unit komputer merek Acer beserta keyboard enam unit raib digondol maling.

Akibat peristiwa itu, pihak sekolah mengalami kerugian sekitar Rp 60 juta. Polisi juga menyatakan masih melakukan penyelidikan.

"Masih didalami dulu ya, baru tadi tim ke lokasi," ungkap Raples. []

Baca juga: