Editor : Syaiful W Harahap
Pangdam Iskandar Muda, Mayjen TNI Joko Hadi Susilo, (tengah) Danrem 011/Lilawangsa, Kol Inf Ali Imran (samping kiri), meninjau pengerjaan jalan dan pembangunan jembatan Bailey Compack di KM 57 Wih Pase, Desa Seni Antara, Kecamatan Permata, Bener Meriah, Aceh, Rabu (17/12/2025). (Foto: TAGAR/Dok/Fotografer Laung).
Prajurit TNI Kebut Pembangunan Jembatan Bailey Kabupaten Bener Meriah di Aceh dengan Kerja Siang dan Malam
17 December 2025 | 17:48

TAGAR.id, Bener Meriah, Aceh - Pasca bencana alam tanah longsor melanda kawasan Kabupaten Benar Meriah, Prov Aceh, sedikitnya terdapat 12 titik fasilitas umum, seperti jalur akses menuju Kabupaten Bener Meriah, Aceh Tengah dan Gayo Lues putus total.

Alhasil jalan lintas nasional penghubung area pemukiman antar wilayah lain juga terputus. Selain menghambat aktivitas masyarakat, bahkan berdampak pada perekonomian dan sosial warga, seperti pendistribusian kebutuhan serta perjalan harian turut terganggu.

Komandan Korem (Danrem) 011/Lilawangsa, Kolonel Inf Ali Imran, mengatakan, mencermati peristiwa tersebut, TNI berperan aktif membantu kesulitan masyarakat pasca bencana alam.

Danrem 011/Lilawangsa, Kol Inf Ali Imran (Tengah) Danyon Arhanud 5/CSBY, Letkol Arh Febry Aryanto (kiri), Kordinator Jembatan Beylay Compack, Lettu CZI Taufik (kanan), memberikan keterangan pekerjaan pembangunan jembatan Bailey Compack di KM 57 Wih Pase, Desa Seni Antara, Kecamatan Permata, Bener Meriah, Aceh, Rabu (17/12/2025). (Foto: TAGAR/Dok/Fotografer Laung).

“Kehadiran TNI dalam penanggulangan bencana, terus berupaya dari segala lini. Di antaranya, membangun fasilitas umum jembatan Bailey Konveks di KM 57 Wih Pase, Desa Seni Antara, Kecamatan Permata,” ujar Danrem Kol Inf Ali Imran, Rabu (17/12/2025).

Artikel Asli