Jakarta, (Tagar 15/3/2019) - Prabowo Subianto dan Titiek Soeharto selalu menjadi pembicaraan hangat. Sejak momen Pilpres 2014, putra dari Soemitro Djojohadikoesoemo ini selalu diminta rujuk oleh para pendukungnya.

Titiek selalu terlihat diberbagai acara debat kandidat dalam momen Pilpres 2014 silam, dan berbagai kegiatan kampanye lainnya. Dalam momen Pilpres 2019 ini, pembicaraan tentang ibu negara kembali mencuat. 

Pendukung Prabowo mulai menjodoh-jodohkan kembali mereka berdua. Malah, sebutan ibu negara sudah melekat di putri keempat Soeharto itu. Tidak sedikit para pendukung yang menginginkan mereka untuk rujuk kembali.

Mungkin tak ada yang mengetahui apa tujuan dari pembicaraan mengenai rujuk mencuat kembali di momen Pemilu 2019 ini. Apakah itu bertujuan untuk sekedar mengkampanyekan Prabowo yang sekarang ini mencalonkan sebagai presiden RI di Pilpres 2019, atau hal tersebut sungguhan.

Kabar rujuk itu ditanggapi Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Priyo Budi Santoso. Dia mengatakan tidak ada kaitannya kabar rujuk itu dengan Pilpres 2019 nanti.

Namun ini hanya suatu harapan, Prabowo dapat rujuk kembali dengan Titiek.

"Jangan semua dikaitkan dengan pemenangan pemilu. Kalau akhirnya dua insan biarkan itu kembalikan kepada beliau minta doa restunya saja," kata Priyo.

Sebelumnya Prabowo Subianto dan Titiek Soeharto dulunya merupakan pasangan suami istri saat Presiden Soeharto berkuasa di Indonesia.

Namun keduanya memutuskan bercerai pada 1998, alasannya tak terpublikasi di media. Dari pernikahan keduanya, Prabowo dan Titiek dikaruniai seorang anak bernama Ragowo Hedipraseyto alias Didit.

Kendati keduanya telah bercerai selama kurang lebih 20 tahun lamanya, foto-foto keduanya saat masih menjadi suami istri kerap muncul di media sosial. []