UNTUK INDONESIA
Polda Jatim Turunkan Brimob dan Shabara ke Madura
Polda Jatim mengirimkan personel tambahan untuk mengamankan Sampang, Madura.
Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan bersama Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Barung Mangera. (Foto: Tagar/Ihwan Fajar)

Surabaya - Kericuhan di Kabupaten Sampang, Madura berujung pembakaran Mapolsek Tambelangan oleh massa aksi 22 Mei, kemarin. Polda Jawa Timur (Jatim) pun mengirimkan bantuan personel Brimob dan Sabhara.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera membenarkan jika Polda Jatim telah mengirimkan personel tambahan untuk mengamankan Sampang, Madura. Apalagi, penambahan personel tersebut berdasarkan perintah pimpinan langsung.

"Setidaknya kemarin ada 300 personel yang dikirim (ke Sampang) untuk backup pengamanan. Dua kompi Brimob dan satu kompi Sabhara," ungkapnya saat dihubungi melalui telepon selulernya, Kamis 23 Mei 2019.

Mantan Kabid Humas Polda Sulsel ini juga menyampaikan bahwa saat ini Wakapolda Jatim Brigjen Pol Toni Harmanto sudah berada di Sampang, Madura untuk memberikan pengarahan kepada personel Polres Sampang.

"Termasuk personel yang akan membackup Polres Sampang," ungkapnya.

Berdasarkan informasi, Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan bersama Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI R Wisnoe Prasetja Boedi telah bertolak ke Sampang.

Sekadar diketahui, aksi 22 Mei di Kabupaten Sampang berakhir ricuh. Sejumlah massa membakar Mapolsek Tambelangan sekitar pukul 22.00 WIB. Kedatangan massa juga diikuti dengan pelemparan batu ke mapolsek.[]

Baca juga:


Berita terkait
0
Unik Peragaan Busana di Kulon Progo
Peragaan busana biasanya dilakukan di gedung-gedung mewah, namun di Kulon Progo peragaan busana diselenggarakan di kebun teh.