Petenis Venus Williams: Saya Tidak Bisa Mengendalikan Tuhan

Venus Williams ketika kalah di turnamen tenis di Parma, Italia, mengeluh: Saya tidak bisa mengendalikan Tuhan
Venus Williams ketika wawancara dengan latar belakang wasit yang memimpin pertandingan ketika Venus kalah di Parma, 17 Mei 2021 (Foto: wtatennis.com)

Jakarta – Petenis putri Amerika Serikat (AS), Venus Williams, mengatakan kepada wasit, "Saya tidak bisa mengendalikan Tuhan" setelah mendapat pelanggaran waktu saat terjadi angin kencang ketika dia kalah dari Anna Karolina Schmiedlova di turnamen tenis di Parma, Italia, 17 Mei 2021.

Petenis Amerika, 40 tahun, itu merebut set pertama 7-5 meski kalah 5-2 dari petenis Slovakia itu.

Namun, kondisi kencang kemudian memaksanya untuk tidak melakukan servis, mengakibatkan pelanggaran waktu dan konfrontasi dengan wasit kursi.

"Saya hanya mengatakan bahwa angin bertiup dan tidak ada yang bisa saya lakukan tentang itu," kata Venus yang berada di peringkat ke-102 WTA itu kepada wasit.

"Saya tidak bisa mengendalikan Tuhan, berbicara dengannya," tambah mantan petenis nomor satu dunia itu, sambil menunjuk ke atas sebelum berjalan kembali ke baseline.

Pertandingan itu berakhir 5-7 6-2 6-2, dengan Schmiedlova memastikan kemenangan keempat beruntunnya atas juara Grand Slam tujuh kali itu setelah dua jam 39 menit.

Serena bersiap untuk Prancis Terbuka dengan kemenangan di babak pembukaan

Adik perempuan Williams, Serena, mengalahkan remaja Italia Lisa Pigato saat dia diberikan wildcard terlambat ke acara tersebut setelah kalah dalam pertandingan kompetitif pertamanya sejak pertengahan Februari di Italia Terbuka pekan lalu.

Juara Grand Slam 23 kali itu membutuhkan satu jam delapan menit untuk menang 6-3, 6-2 melawan Pigato yang berusia 17 tahun.

“Lisa bermain sangat bagus,” kata Serena Williams. "Masa depannya sangat cerah."

Pigato lahir dua minggu sebelum Williams, 39, memenangkan gelar Grand Slam keenamnya di Wimbledon pada 2003.

venus2Venus Williams (Foto: wtatennis.com)

Petenis kualifikasi, peringkat 572, mematahkan servis petenis Amerika itu pada gim pertama pertandingan, sebelum petenis peringkat delapan dunia itu dengan cepat menemukan ritme dan menegaskan otoritasnya.

"Dia bermain sangat bagus dan saya perlu menyesuaikan diri untuk bisa kembali," kata unggulan teratas Williams setelah kemenangan pertamanya di tanah merah pada 2021.

"Dia menangani momen itu dengan baik, jadi aku berharap bisa menyemangati dia di masa depan."

Williams akan memburu gelar Grand Slam ke-24 yang menyamai rekor, menyamai angka yang dimenangkan oleh Margaret Court dari Australia, ketika Prancis Terbuka dimulai pada 30 Mei.

Sementara itu, petenis nomor dua Inggris Cameron Norrie akan bertemu putaran kedua di Lyon dengan juara AS Terbuka Dominic Thiem.

Norrie, yang tampil mengesankan di lapangan keras dan tanah liat musim ini, menang 7-5 6-3 melawan petenis Prancis Corentin Moutet di pertandingan pembukaannya (bbc.com/sport/tennis). []

Berita terkait
Usai Melahirkan, Serena Williams Akan Tampil di Mubadala Championship
Serena William akan bertemu dengan juara Prancis Terbuka Jelena Ostapenko di turnamen Mubadala World Tennis Championship di ibu kota Emirat Arab.
0
Ditemukan 215 Kerangka Anak-anak Penduduk Asli di Kanada
PM Kanada sebut penemuan lebih dari 200 kerangka anak-anak yang dikubur di bekas sekolah asrama penduduk asli bukan insiden terpisah