UNTUK INDONESIA
Paul Pogba Tetap Dipercaya Eksekusi Penalti
Manajer Manchester United Ole Gunnar Solskjaer mematikan Paul Pogba tetap menjadi salah satu eksekutor penalti selain Marcus Rashford.
Gelandang Manchester United Paul Pogba (depan) tetap diberi kepercayaan mengeksekusi penalti meski gagal melakukannya saat melawan Wolverhampton Wanderers akhir pekan lalu. (Foto: dailymail.co.uk)

Jakarta - Kegagalan Paul Pogba mengeksekusi penalti di laga Wolverhampton Wanderers mengundang rasa kecewa dan marah fans Manchester United. Tidak kurang mantan kapten Man United Gary Neville menilai tim tak memiliki seorang leader yang menentukan siapa yang menjadi eksekutor penalti. 

Pogba menjadi sasaran kekecewaan karena kegagalan eksekusi penalti mengakibatkan Man United tidak bisa memenangkan laga tersebut. Mereka hanya bermain imbang 1-1. Man United pun gagal merebut posisi puncak klasemen Liga Premier Inggris

Repotnya lagi, Pogba berebut dengan Marcus Rashford untuk menentukan siapa yang menjadi eksekutor. Pasalnya selama ini Rashford yang melakukan tendangan penalti dan tidak pernah gagal. Saat melawan Chelsea, dia juga mengeksekusi penalti. 

Saya tegaskan tidak membiarkan pemain memutuskan sendiri. Kami memang memilih dua eksekutor. Musim lalu, kami malah menetapkan Marcus, Jesse (Lingard) dan Paul sebagai eksekutor

Pogba sendiri sudah empat kali gagal mengeksekusi penalti selama 2019. Meski demikian, manajer Ole Gunnar Solskjaer tegaskan Pogba tetap akan mengambil penalti. Dirinya juga membantah bila tidak ada kepemimpinan di tim. 

Seolah menengahi ketegangan di tim, Solskjaer menegaskan bila Pogba dan Rashford yang mendapat hak melakukan eksekusi. Dan, Dirinya bersikukuh dengan kebijakan itu. 

"Saya tegaskan tidak membiarkan pemain memutuskan sendiri. Kami memang memilih dua eksekutor. Musim lalu, kami malah menetapkan Marcus, Jesse (Lingard) dan Paul sebagai eksekutor. Semua bisa menuntaskan penalti," kata Solskjaer seperti dikutip Talk Sport

"Tidak ada pertengkaran di antara mereka. Tentu kami kecewa gagal menang. Terus terang bicara lebih sulit ketika Anda tidak menang. Saya yakin kalian akan menyaksikan kembali Paul mencetak penalti untuk Man United," ujarnya lagi. 

Sasaran Ejekan Rasis

Setelah penalti gagal, Pogba jadi sasaran ejekan rasis di media sosial. Dirinya menjadi pemain ketiga yang menjadi ejekan bernada rasis setelah Yakou Meite dari Reading dan striker Chelsea Tammy Abraham. 

"Tidak ada masalah dengan Paul. Dia baik-baik saja. Paul punya karakter kuat dan hal itu (ejekan rasis) membuat dia kuat. Saya sudah tidak percaya bila di tahun 2019 ini masih ada hal-hal seperti itu," tutur Solskjaer. 

Para pemain, menurut Solskjaer mengikuti saran bek Harry Maguire untuk mengabaikan media sosial. Pasalnya, mereka yang aktif di media sosial selalu bersembunyi di balik identitas palsu.

"Seperti dikatakan Harry, media sosial adalah tempat orang bisa bersembunyi di balik identitas palsu. Saya tak punya kuasa untuk mengubah hal itu," jawabnya.

Man United kembali bertindak sebagai tuan rumah dalam lanjutan kompetisi Liga Premier. Mereka menjamu Crystal Palace di Stadion Old Trafford, Sabtu 24 Agustus 2019. []

Berita terkait
Solskjaer Pastikan Pogba Bertahan di Man United
Manajer Manchester United Ole Gunnar Solskjaer tegaskan Paul Pogba bakal bertahan dan menjadi tulang punggung saat menghadapi Wolverhampton.
Pemain Berebut Penalti, Man United Gagal Menang
Manchester United gagal menang gara-gara dua pemainnya berebut mengambil penalti saat menghadapi Wolverhampton Wanderers. Laga pun imbang 1-1.
Wolverhampton vs Man United, Susunan Tim dan Prediksi
Manchester United diunggulkan menang di pertandingan melawan tuan rumah Wolverhampton Wanderers, Selasa 20 Agustus 2019 dini hari WIB.
0
Revisi UU KPK, Jokowi Minta Masyarakat Bersuara ke DPR
Presiden RI Joko Widodo menyampaikan tanggapannya terkait keputusan Revisi Undang-Undang KPK. Ia mengaku, ide awal revisi tersebut dibawa oleh DPR.