Pasca Serangan Barcelona, PM Spanyol Akan Perketat Pengamanan

"Koordinasi paling kuat untuk menangkap para penyerang, pengetatan pengamanan dan mendampingi mereka yang menjadi korban," kata PM Spanyol.
Polisi menjaga jalur pedestrian di lokasi serangan van yang menewaskan sedikitnya 13 orang dan 80 orang luka-luka. (Foto: cnbc.com)

Madrid, (Tagar 18/8/2017) - Perdana Menteri Spanyol Mariano Rajoy mengatakan, Kamis (17/8) waktu setempat, ia akan mengkoordinasikan upaya untuk memperketat pengamanan setelah serangan maut menggunakan mobil van di Barcelona, yang menewaskan setidaknya 13 orang.

Rajoy mengataka melalui Twitter bahwa ia sedang berada dalam perjalanan menuju Barcelona.

"Koordinasi paling kuat untuk menangkap para penyerang, pengetatan pengamanan dan mendampingi mereka yang menjadi korban," katanya.

Sebelumnya, kantor berita Xinhua melaporkan bahwa tiga belas orang tewas dan setidaknya 50 lainnya mengalami luka dalam serangan teroris di kota Barcelona, Kamis sore, kata menteri dalam negeri Catalan Joaquim Forn.

Serangan terjadi pada sekitar pukul 17.00 waktu setempat.

Seorang pria, yang digambarkan berbadan langsing dan berusia pertengahan 20 tahunan, mengendarai mobil van putih dengan kecepatan tinggi sepanjang beberapa ratus meter ke arah Las Ramblas, berusaha menabrak sebanyak mungkin orang.

Las Ramblas adalah suatu daerah terkenal di Barcelona yang dikunjungi banyak wisatawan.

Kepolisian Spanyol menggambarkan insiden itu sebagai serangan teror.

Kepolisian juga membenarkan bahwa mereka telah menahan seorang pria yang terkait dengan serangan itu. (Fet/Ant)

Berita terkait
0
Ditemukan 215 Kerangka Anak-anak Penduduk Asli di Kanada
PM Kanada sebut penemuan lebih dari 200 kerangka anak-anak yang dikubur di bekas sekolah asrama penduduk asli bukan insiden terpisah