Pasar Loak Kuno di Spanyol Dibuka Kembali Saat Pandemi

Pasar loak Rastro, yang kuno dan simbolik di Madrid dibuka kembali setelah tutup delapan bulan karena pandemi virus corona
Seorang penjual mempersiapkan kiosnya di pasar loak Rastro di Madrid, Spanyol, Minggu, 22 November 2020 (Foto: voaindoneia.com/AP)

Madrid - Pasar loak Rastro, yang kuno dan simbolik di Madrid, Spanyol, 22 November 2020 dibuka kembali setelah tutup delapan bulan karena pandemi virus corona (Covid-19) yang melanda Ibu Kota Spanyol itu.

Banyak pasar loak besar di Eropa masih tutup. Pembukaan kembali Rastro tampaknya menjadi contoh lain upaya Madrid untuk menunjukkan bahwa pembatasan ketat untuk meredam penularan virus corona mungkin tidak diperlukan, meskipun negara itu sedang mengalami gelombang terbaru penularan virus tersebut, dan bahwa normalitas bisa dilanjutkan dengan tindakan pencegahan.

Sikap Madrid itu menuai kritik dan juga pujian. Setelah negosiasi yang panjang, pemerintah kota menyetujui Rastro dibuka lagi dengan kapasitas 50 persen. Separuh dari 1.000 kios di sana bergantian buka setiap Minggu. Jumlah pembeli dibatasi maksimum 2.700 orang. Polisi dengan bantuan drone memantau dan memastikan pasar loak itu tidak terlalu padat.

Bermula pada tahun 1700-an, Rastro menjual beraneka barang bekas dan antik. Setiap Minggu pagi, pasar itu sangat ramai dikunjungi ribuan turis dan penduduk lokal.

Spanyol menjadi salah satu negara Eropa yang paling terimbas pandemi. Sampai Minggu. 22 November 2020, pagi, negara itu mencatat lebih dari 1,5 juta kasus virus corona dan lebih dari 42.500 kematian (ka/lt)/voaindonesia.com. []

Berita terkait
Spanyol Susul Italia dan AS di Puncak Pandemi Corona
Setelah Amerika Serikat dan Italia menembus angka 100.000 kasus positif Covid-19 kini Spanyol pun menyusul setelah tembus angka 100.000
0
Biden Ingatkan Rakyat Amerika Terkait Pengorbanan Tentara
Presiden Biden beri penghormatan kepada korban perang AS dengan mengingat pengorbanan mereka untuk kebebasan Amerika