UNTUK INDONESIA
Optimisme Jokowi Ekonomi Indonesia Segera Pulih
Presiden Joko Widodo atau Jokowi meyakini ekonomi Indonesia segera pulih dari pandemi berkepanjangan ini.
Presiden Jokowi meyakini ekonomi Indonesia segera pulih dari pandemi berkepanjangan ini. (foto: Twitter/@Jokowi).

Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi meyakini perekonomian Indonesia yang mengalami kontraksi akibat pandemi virus corona (Covid-19) akan segera pulih kembali. 

"Dibandingkan dengan negara-negara lain, kontraksi ekonomi Indonesia relatif lebih landai dan saya meyakini insya Allah mampu untuk segera recovery, mampu melakukan pemulihan," kata Presiden Jokowi saat memberikan sambutan secara virtual pada Peringatan Hari Ulang Tahun ke-56 Partai Golkar, Sabtu, 25 Oktober 2020.

Pertumbuhan ekonomi akan terus membaik dan penciptaan lapangan kerja bisa semakin terbuka luas.

Lebih lanjut presiden menekankan, pandemi ini membawa dampak buruk yang luar biasa dan telah menciptakan efek domino, mulai dari masalah kesehatan hingga ke persoalan ekonomi dan sosial. 

Baca juga: Jokowi Sebut Birokrasi Rumit Kendala Pengusaha UMKM

Menurut dia, seluruh lapisan masyarakat terimbas, mulai dari tingkatan rumah tangga, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), hingga korporasi. Mantan Wali Kota Solo itu mengingatkan, tidak ada satu pun negara yang kebal dari hantaman pandemi global ini.

"Perekonomian di berbagai negara mengalami kontraksi, bahkan resesi. Tak ada yang kebal dari pandemi, termasuk negara kita, Indonesia," tuturnya. 

Jokowi berkata, ekonomi Indonesia selalu tumbuh sekitar lima persen sebelum kedatangan pandemi. Seperti 2019 lalu, pertumbuhan ekonomi RI tumbuh sebesar 5,02 persen. 

Baca juga: Jokowi ke Dokter IDI: Tetaplah Menjadi Penjaga Harapan

Dalam catatannya, dengan adanya pandemi menyebabkan ekonomi Indonesia melambat menjadi 2,97 persen (triwulan I) dan minus 5,32 persen (triwulan II) tahun 2020. 

Kendati demikan, Jokowi meyakini pemulihan ekonomi RI bakal segera terjadi, setelah melihat pergerakan berbagai indikator strategis selama triwulan III 2020 yang menurutnya telah menunjukkan perbaikan dengan harga-harga pangan seperti beras tetap terjaga. 

Kemudian, jumlah penumpang angkutan udara pada Agustus 2020 naik 36 persen dari bulan sebelumnya. Neraca perdagangan September 2020 juga surplus 2,44 miliar dolar AS. 

Purchasing managers index (PMI) juga mulai memasuki tahap ekspansi kembali dan telah terjadi peningkatan konsumsi. 

"Ini artinya, peluang untuk mengembangkan usaha akan semakin terbuka, pertumbuhan ekonomi akan terus membaik dan penciptaan lapangan kerja bisa semakin terbuka luas," kata Presiden Jokowi. []

Berita terkait
Hari Dokter Nasional, Jokowi Berduka Gugurnya Ratusan Dokter
Jokowi juga berduka atas gugurnya ratusan dokter dalam menjalankan tugas melawan Covid-19.
Presiden Jokowi Akan Resmikan Irigasi Lhok Guci Aceh Barat
Jika pembangunan irigasi Lhok Guci yang ada di Kabupaten Aceh Barat sudah selesai akan diresmikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia.
Polresta Malang Tindak Pendemo Bawa Poster Jokowi Pinokio
Polresta Malang menilai tindakan pendemo membawa poster bergambar Presiden Jokowi sebagai Pinokio tidak bisa ditolerir.
0
SEHATI Dinilai Mampu Atasi Pembangunan di Sumba Timur
Paket SEHATI dinilai paling siap dan mampu mengatasi persoalan pembangunan dan kemiskinan diSumba Timur. Ini alasannya