Nada Keras Putin Jelang Pertemuan dengan Biden

Presiden Rusia, Vladimir Putin, tunjukkan nada keras menjelang pertemuan puncaknya yang akan datang dengan Presiden AS, Joe Biden
Para jurnalis menyimak Presiden Rusia Vladimir Putin saat berbicara pada forum ekonomi di kota St. Petersburg, Rusia hari Jumat, 4 Juni 2021 (Foto: voaindonesia.com/AP)

Jakarta – Presiden Rusia, Vladimir Putin, pada hari Jumat, 4 Juni 2021, menunjukkan nada keras menjelang pertemuan puncaknya yang akan datang dengan Presiden AS, Joe Biden. Putin menuduh Washington berusaha mengekang Rusia dan mengutip tanggapan Amerika terhadap pengepungan gedung Capitol sebagai manifestasi dari standar ganda Barat.

Berbicara dalam sebuah forum ekonomi di St. Petersburg, Putin mengatakan bahwa pengendalian senjata, konflik global, pandemi virus corona, dan perubahan iklim adalah beberapa masalah yang akan dibahasnya dengan Biden dalam pertemuan puncak 16 Juni 2021 mereka di Jenewa, Swiss.

biden putinPresiden AS, Joe Biden (kiri) bersama Presiden Rusia, Vladimir Putin, dalam kunjungan sebagai wakil presiden AS di Moskow, Maret 2011 (Foto: dw.com/id)

“Kita harus mencoba menemukan cara penyelesaian untuk hubungan kita,” katanya. Putin mengatakan Rusia tidak memiliki “ketidaksepakatan” dengan Amerika Serikat dan menuduh AS ingin “mengekang perkembangan Rusia” dengan tindakan dan sanksinya terhadap Kremlin.

Dalam pidatonya, dia menyuarakan harapan bahwa pertemuan itu akan membantu meredakan ketegangan dengan Washington (lt/pp)/voaindonesia.com. []

Berita terkait
Menanti Momen Bersejarah Pertemuan Pertama Biden dan Putin
Presiden AS, Joe Biden, akan bertemu dengan Presiden Rusia, Vladimir Putin, untuk pertama kalinya sejak Biden memasuki Gedung Putih
Biden Sebut Putin Pembunuh Picu Kriris Baru Amerika Vs Rusia
Rusia menarik pulang Duta Besarnya dari Amerika Serikat yang diperkirakan terkait dengan ucapan Presiden Biden yang sebut Putin ‘pembunuh’
0
Nada Keras Putin Jelang Pertemuan dengan Biden
Presiden Rusia, Vladimir Putin, tunjukkan nada keras menjelang pertemuan puncaknya yang akan datang dengan Presiden AS, Joe Biden