Mengenal Sirkuit Bukit Peusar Tasikmalaya

Telah menjadi langganan kejuaraan lokal dan nnasional.
Seorang pembalap sedang melakukan latihan cornering di Sirkuit Bukit Peusar, Tasikmalaya. (Foto: Instagram/raihansp174)

Jakarta, (Tagar 23/2/2019) - Beredar kabar pembangunan sirkuit MotoGP di Indonesia. Sirkuit itu resmi dibangun di kawasan Mandalika, Lombok mulai Oktober 2019.

Desain yang dirancang mengusung konsep sirkuit jalanan atau Street Race Circuit. Digadang-gadang akan serupa dengan sirkuit yang ada Monako dan Makau. Bisa dipakai sebagai jalan raya saat tidak ada jadwal balap.

Pengelola akan memulai pembentukan badan jalan pada Oktober tahun ini. Pembangunan badan jalan diperkirakan memakan waktu 6-9 bulan dan selesai pada semester-II Tahun 2020. Setelah dilakukan uji kelayakan, Sirkuit Mandalika akan diproyeksikan sebagai lokasi MotoGP pada race Maret atau Oktober 2021 mendatang.

Sejatinya, Sirkuit Mandalika bukan satu-satunya sirkuit di Indonesia. tercatat ada beberapa sirkuit lain yang kerap dijadikan arena kejuaraan balap lokal bertingkat nasional. Salah satunya adalah Sirkuit Bukit Peusar Tasikmalaya yang dibangun pada 2008 silam.

Sirkuit MandalikaSirkuit Mandalika. (Instagram/skyscrapercity_lombok)

Berada di kawasan Cipawitra, Mangkubumi, Tasikmalaya, Jawa Barat, Sirkuit Bukit Peusar telah menjadi tempat langganan kejuaraan-kejuaraan lokal sampai kejuaraan bertingkat nasional seperti, Kejuaraan Daerah (Kejurda), Club Event, Yamaha Cup Race, hingga Kejurnas balap motor setingkat Indoprix.

Sirkuit memiliki karakter panjang dan beberapa belokan rolling speed. Selain itu terdapat juga belokan-belokan sempit sehingga sangat menguji kemampuan pembalap.

Saat menjadi lokasi pertandingan cabang olahraga balap motor Pekan Olah Raga Nasional (PON) XIX Provinsi Jawa Barat tahun 2016 lalu, panjang lintasan yang semula memiliki panjang 1.137 meter, direnovasi menjadi 1.300 meter. Bentuk lintasan saat itu juga diubah sampai 30 persen.

Sirkuit Bukit Peusar yang sebelumnya hanya mampu menampung 3 ribu penonton. Juga dimaksimalkan panitia PON dengan membangun  tribun tambahan sehingga bisa menampung 5 ribu penonton.

Berita terkait
0
Jalan Tol Serpong-Cinere Bayar Rp 11.000 Mulai 2 Juni
Jalan Tol Serpong-Cinere, ruas Seksi I Serpong-Pamulang mulai dikenakan tarif sebesar Rp11.000 untuk golongan 1 mulai Rabu, 2 Juni 2021.