Malaysia Terapkan Lockdown Total Fase Pertama 1–14 Juni 2021

Karena lonjakan baru harian Covid-19 melonjak terus pemerintah Malaysia akan berlakukan lockdown total fase pertama 1 – 14 Juni 2021
Jenazah korban Covid 19 tiba untuk pelayanan pemakaman ditangani oleh petugas kesehatan yang dilengkapi dengan pakaian pelindung diri di pemakaman muslim Kampung Sungai Pusu, Selangor, Malaysia, 22 Mei 2021 (Foto: malaymail.com/Ahmad Zamzahuri)

Kuala Lumpur – Malaysia akan memberlakukan lockdown total karena kasus baru Covid-19 harian naik menjadi lebih dari 8.000, seperti diumumkan pemerintah negari kerajaan itu pada hari Jumat, 28 Mei 2021.

Pada fase pertama, 1 hingga 14 Juni 2021, semua sektor sosial dan ekonomi tidak akan diizinkan beroperasi kecuali untuk layanan ekonomi penting, kata Kantor Perdana Menteri dalam pernyataan.

"Dengan peningkatan dramatis baru-baru ini dalam kasus harian yang menunjukkan tren meningkat, kapasitas rumah sakit di seluruh negeri untuk merawat pasien Covid-19 semakin terbatas," seperti disebutkan dalam pernyataan itu. Lebih lanjut disebutkan, "Pemerintah akan memastikan sistem kesehatan masyarakat tidak runtuh dan berbagai dukungan dan bantuan akan diberikan kepada kementerian kesehatan untuk meningkatkan kapasitas rumah sakit di seluruh negeri."

Virus Corona MalaysiaIlustrasi: Bandara di Malaysia memasang alat scaner untuk memeriksa apakah penumpang terinfeksi virus corona. (Foto: Facebook|Kementerian Kesihatan Malaysia).

Pemerintah juga mengatakan akan berupaya meningkatkan vaksinasi dan mengumumkan paket bantuan bagi masyarakat dan sektor ekonomi yang terimbas lockdown. Jika kasus harian menunjukkan tren penurunan setelah 14 hari, negara akan memasuki fase kedua lockdown selama empat minggu, di mana beberapa kegiatan ekonomi akan diizinkan beroperasi.

Malaysia telah mengalami lonjakan penularan baru Covid-19 dalam beberapa pekan ini. Rekor tertinggi 8.290 dilaporkan Jumat, 28 Mei 2021, sehingga total nasional 549.514. 61 kematian lagi dilaporkan, sehingga korban tewas menjadi 2.552.

Sistem perawatan kesehatan negara itu di bawah tekanan dengan 72.823 kasus aktif yang dirawat, 808 di antaranya dalam perawatan intensif dan 403 membutuhkan bantuan pernapasan (ka/pp)/voaindonesia.com. []

Berita terkait
Pandemi Virus Corona Malaysia Tetapkan Keadaan Darurat
Pandemi virus corona di Malaysia keadaan darurat diterapkan pertama kali dalam 50 tahun terakhir oposisi sebut pemerintah ingin terus berkuasa
Ribuan Karyawan Pabrik di Malaysia Terpapar Virus Corona
Lebih dari 2.453 karyawan puluhan pabrik sarung tangan lateks di Malaysia positif terpapar virus corona, pabrik ditutup
Pelajar SD di Malaysia Bolos, Takut Tertular Virus Corona
Seorang guru SD di Selangor, Malaysia, mendapati terjadi penurunan kehadiran murid di kelasnya sampai 50% karena takut tertular virus corona
0
Sejarah KUA, dari Lembaga Kepenghuluan Menjadi Kantor Urusan Agama
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengatakan, bahwa KUA menjadi bagian yang tidak terpisahkan dengan kesejarahan Indonesia.