Lockdown di Sydney Diperkirakan Masih Akan Berlanjut

Lockdown di Sydney diperkirakan masih akan berlanjut, Pemerintah menjanjikan bantuan keuangan bagi bisnis dan keluarga terdampak
Seorang wanita berjalan melewati toko yang tutup di Sydney, Australia, Rabu, 7 Juli 2021 (Foto: voaindonesia.com/AP)

Jakarta - Para pejabat pemerintah Australia, Selasa, 13 Juli 2021, mengumumkan akan memberikan dukungan keuangan tambahan bagi bisnis dan rumah tangga karena Sydney kemungkinan besar akan memasuki pekan keempat lockdown akibat penemuan klaster-klaster baru virus corona (Covid-19).

Perdana Menteri Negara Bagian New South Wales, Gladys Berejiklian, mengatakan ia akan mengumumkan pada Rabu, 14 Juli 2021, apakah 5 juta penduduk Sydney akan tetap dalam lockdown di luar batas tiga pekan setelah Jumat, 16 Juli 2021.

Berejiklian mengatakan rekor 122 kasus baru dalam 24 jam yang tercatat pada Minggu, 11 Juli 2021, membuat pencabutan lockdown pada Jumat, 16 Juli 2021, hampir tidak mungkin terjadi.

Gladys BerejiklianGladys Berejiklian, Perdana Menteri New South Wales (NSW), negara bagian terbesar di Australia. (Foto: voaindonesia.com/VOA)

Menurut Berejiklian, tidak ada yang tahu berapa lama penguncian akan berlangsung. “Yang kami tahu adalah bahwa kami akan menyediakan dukungan keuangan di sana sehingga individu, keluarga dan bisnis tidak perlu stres dan mereka tahu bahwa selama lockdown, dukungan akan ada di sana,'' katanya kepada wartawan.

Perdana Menteri Australia, Scott Morrison, mengatakan kehadiran varian Delta di Sydney, yang dianggap lebih menular, telah meningkatkan bahaya pandemi.

“Wabah di New South Wales telah terbukti lebih parah, lebih berbahaya, dan demi kepentingan nasional kami sekarang menempatkan serangkaian pengaturan yang ditingkatkan untuk kerja sama dengan negara-negara bagian dan teritori-teritori,'' kata Morrison tentang kesepakatan bantuan pendanaan terkait pandemi.

Penghitungan infeksi harian di New South Wales turun menjadi 89 pada Selasa, 13 Juli 2021, tetapi pihak berwenang tetap khawatir bahwa 21 dari mereka yang terinfeksi varian Delta sempat menjalin kontak dengan komunitas pada saat menular.

Australia relatif berhasil mengendalikan klaster-klaster Covid-19 dan hanya ada 912 kematian tercatat sejak pandemi dimulai. Tetapi peluncuran program vaksinasi di negara itu lambat sehingga, menurut para ahli, penduduknya sangat rentan terhadap varian Delta. Kurang dari 12% dari populasi berusia 16 tahun ke atas yang telah divaksinasi penuh pada Selasa, 13 Juli 2021.

Pembatasan sosial yang ketat di SydneyPembatasan sosial yang ketat di Sydney, Australia, telah diperpanjang seminggu lagi sampai 17 Juli 2021 sementara di Melbourne, Australia, semakin dilonggarkan (Foto: abc.net.au/indonesian - ABC News/Barrie Pullen)

AstraZeneca yang diproduksi di Australia sebelumnya direkomendasikan untuk semua orang dewasa di Australia hingga seorang pria berusia 48 tahun meninggal karena pembekuan darah langka yang disebabkan oleh vaksin itu pada bulan April 2021. Penggumpalan darah lebih sering terjadi pada orang yang lebih muda.

AstraZeneca kemudian direkomendasikan untuk orang dewasa di atas 50 tahun sampai seorang pria berusia 52 tahun meninggal karena pembekuan darah yang disebabkan oleh vaksin pada bulan Mei 2021.

Vaksin ini sekarang direkomendasikan untuk orang dewasa di atas 60 tahun. Satu-satunya alternatif yang terdaftar di Australia adalah vaksin impor Pfizer yang persediaannya terbatas. Sayangnya, kebanyakan orang Australia yang berusia di bawah 40 tahun tidak bisa mendapatkan Pfizer (ab/uh)/voaindonesia.com. []

Berita terkait
Sydney di Australia Memperpanjang Lockdown Sampai 17 Juli 2021
Sydney memperpanjang lockdown sampai 17 Juli 2021, sementara aturan pembatasan di Melbourne semakin dilonggarkan
Sydney Lockdown Sepekan Karena Lonjakan Covid-19 Varian Delta
Pekerja dan penduduk Sydney, Australia, diperintahkan tinggal di rumah selama sepekan mulai, 25 Juni 2021, karena Covid-19 varian Delta merebak
0
Lockdown di Sydney Diperkirakan Masih Akan Berlanjut
Lockdown di Sydney diperkirakan masih akan berlanjut, Pemerintah menjanjikan bantuan keuangan bagi bisnis dan keluarga terdampak