Jakarta - Gempa bumi kembali terjadi di laut Selatan Pulau Jawa meliputi, Blitar, Malang, Pacitan, dan Lumajang. Tidak hanya itu, gempa juga terjadi di Sulawesi Utara.

Dari data yang dihimpun  Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Kelas III Karangkates, Sumberpucung, Kabupaten Malang, gempa bermagnitudo 5,2 SR, dinyatakan tidak berpotensi terjadinya bencana alam seperti tsunami.

"Iya memang benar ada informasi terjadinya gempa tersebut, tetapi tidak berpotensi tsunami," ujar Kasi Data dan Informasi BMKG Juanda, Sidoarjo, Teguh Tri Susanto dalam keterangan tertulisnya, Jum'at 17 Mei 2019.

Menurut data yang terekam BMKG, gempa bermagnitudo 5,2 SR itu terjadi sekitar pukul 21:39:01 WIB, pada 9.65 LS dan 112.60 BT dengan kedalaman 10 KM di laut Selatan Pulau Jawa. Gempa tidak hanya dirasakan warga Malang, berdampak sampai ke Pacitan, Blitar, dan Lumajang.

Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Kelas III Karangkates, Sumberpucung, Kabupaten Malang, Musripan mengatakan, gempa itu merupakan terbesar yang terjadi selama di bulan Mei 2019. Namun, belum dapat dipastikan akan terjadi gempa susulan.

"Ini pertama dan terbesar di bulan Mei. Belum terlaporkan adanya gempa susulan setelah gempa pertama terjadi," tutur Musripan.

Hingga saat ini pihaknya belum menerima laporan adanya kerusakan akibat gempa bumi. Meski begitu, BMKG Stasiun Geofisika Kelas III Karangkates tetap gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat di pesisir Kabupaten Malang untuk mengantisipasi adanya gempa susulan dengan menggandeng Kodim 0818 Kabupaten Malang dan Kota Batu.

Tidak hanya kota Malang, gempa teknonik juga mengguncang bagian Timur laut Bitung, Sulawesi Utara dengan titik koordinat gempa terletak di 1,74 LU-126,25 BT. Gempa tersebut bermagnitudo 4,6 SR, hal itu terlihat dari akun twitter resmi BMKG, @infoBMKG.

"Gempa magnitudo 4,6 pukul 10.56 WIB," tulis BMKG dalam Twitter-nya, @infoBMKG, Kamis, 16 Mei 2019.

Gempa ini dinyatakan tidak berpotensi tsunami dan  terasa hingga Bitung dengan skala MMI (Modified Mercalli Intensity) III, yang berarti getaran dirasakan nyata dalam rumah atau terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu. Belum diketahui pasti ada atau tidaknya kerusakan akibat gempa tersebut. []