Editor : Syaiful W Harahap
Pihak berwenang meyakini bahwa para pencari suaka di Ceuta dibujuk untuk datang ke sana oleh sindikat penyelundupan manusia. (Foto: dw.com/id - Bernat Armangue/AP Photo/picture alliance)
Krisis Ceuta Reda Selanjutnya UE Bantu Pengamanan Perbatasan Spanyol
5 August 2026 | 14:32

TAGAR.id - Kawasan Schengen "sama sekali tidak terganggu" selama insiden penerobosan di Ceuta, ungkap Menteri Dalam Negeri Spanyol, Fernando Grande-Marlaska, setelah melakukan konferensi video dengan para mendagri Uni Eropa. Elizabeth Schumacher melaporkannya untuk Deutsceh Welle (DW, 5/8/2026).

Para menteri dalam negeri Uni Eropa mencapai kesepakatan untuk memperkuat keamanan perbatasan eksternal setelah menggelar konferensi video pada hari Selasa (4/8/2026). Kesepakatan tersebut diumumkan dalam sebuah pernyataan resmi.

"Terdapat kesepahaman mengenai perlunya upaya tanpa henti untuk terus memerangi jaringan penyelundupan migran, meningkatkan upaya pemulangan, memperkuat perbatasan Uni Eropa, membangun kemitraan yang erat dengan negara-negara ketiga, serta memperbaiki langkah antisipasi," tulis mereka dalam sebuah siaran pers.

Para menteri juga "menyoroti bahwa komunikasi pada masa krisis dapat ditingkatkan melalui koordinasi yang cepat dan lebih terpadu, terutama untuk melawan aktor eksternal yang terlibat dalam manipulasi dan campur tangan informasi asing."

Organisasi tersebut sepakat untuk memberikan bantuan darurat kepada Spanyol guna mendukung peningkatan keamanan perbatasan.

Artikel Asli