Depok, Senin malam jadi malam yang tak terlupakan bagi warga Kampung Banjaran Pucung. Tepat pukul 21.50 WIB, 6 April 2026, kobaran api raksasa tiba-tiba menelan habis sebuah hunian permanen berukuran besar di Jalan H Raya, Kelurahan Cilangkap, Tapos, Kota Depok — hanya selemparan batu dari Puskesmas Cilangkap.
Yang membuat ngeri: api tidak muncul pelan-pelan. Warga yang sempat menyaksikan langsung mengisahkan bagaimana kepulan asap hitam pekat muncul lebih dulu, lalu dalam hitungan menit — meledak. Dinding, atap, dan seluruh bangunan permanen itu lenyap dilahap si jago merah sebelum banyak orang sempat berbuat apa pun.
Warga Berhamburan, Pemadam Kebakaran Bergerak Cepat
Ketenangan malam itu seketika berubah menjadi kepanikan. Sebagian warga berlari menyelamatkan harta benda, sebagian lain hanya bisa berdiri terpaku menyaksikan bangunan yang dalam sekejap berubah menjadi puing dan bara.
Tim pemadam kebakaran Kota Depok langsung dikerahkan ke lokasi. Fokus mereka bukan hanya memadamkan api — tapi memastikan kobaran tidak merembet ke gedung Puskesmas Cilangkap, Sekolah dan deretan rumah warga yang berhimpitan di sekitarnya. Proses pendinginan berlangsung di bawah tatapan ratusan warga yang memadati pinggir jalan.
Satu Kabar Baik di Tengah Musibah: Nihil Korban Jiwa
Di balik besarnya kerusakan yang ditimbulkan, ada satu hal yang patut disyukuri — insiden ini tidak memakan korban jiwa. Seluruh penghuni berhasil menyelamatkan diri, dan petugas yang melakukan penyisiran di reruntuhan memastikan tidak ada seorang pun yang terjebak di dalam.
Meski demikian, penyebab kebakaran hingga saat ini masih belum diketahui secara pasti. Investigasi oleh pihak berwenang masih terus berjalan.