Editor : Syaiful W Harahap
Seorang prajurit TNI terjatuh dari motor trail dinasnya saat melintasi jalur ekstrem di Desa Bustanussalam, Kec Blangkejeren, Kab Gayo Lues, Aceh. (Foto: TAGAR/Dok/Fotografer Laung)
Kisah Prajurit TNI AD Jungkir Balik Bangun Jembatan Gantung di Pedalaman Gayo Lues di Aceh
7 July 2026 | 19:56

TAGAR.id, Gayo Lues, Aceh - Perjuangan penuh pengorbanan ditunjukkan oleh para prajurit TNI di pedalaman Aceh. Demi membuka keterisolasian warga, personel TNI harus bertaruh nyawa hingga terjatuh jungkir balik saat mengangkut material pembangunan jembatan gantung di Desa Bustanussalam, Kecamatan Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues, Provinsi Aceh, Selasa (7/7/2026).

Aksi heroik ini melibatkan prajurit dari Koramil 03/Blangkejeren jajaran Kodim 0113/Gayo Lues dan personel Yon TP 855/Raksaka Dharma. Karena medan yang ekstrem dan tidak bisa dilalui kendaraan roda empat, para kesatria bangsa ini terpaksa mengangkut bahan material jembatan dengan cara dipikul berjalan kaki.

Tak hanya itu, mereka juga menggunakan motor trail dinas TNI untuk menerobos derasnya arus sungai. Dalam proses yang berat tersebut, beberapa prajurit bahkan sempat terjatuh dan jungkir balik bersama kendaraan mereka demi memastikan material sampai ke lokasi tujuan.

Sejumlah prajurit TNI memikul material bangunan saat melintasi jalur ekstrem menuju lokasi pembangunan jembatan gantung di Desa Bustanussalam, Kec Blangkejeren, Kab Gayo Lues, Aceh. (Foto: TAGAR/Dok/Fotografer Laung)

Medan jalan yang licin dan terjal menjadi salah satu tantangan berat yang harus dihadapi personel TNI saat mengangkut bahan material jembatan di daerah pelosok.

Artikel Asli