TAGAR.id, Jakarta - Penyanyi, penulis lagu, dan gitaris asal Amerika Serikat, KG Crown, merilis single terbarunya, “Shut Up I’m in Paris”, pada 1 November 2026. Lewat lagu pop-rock ini, KG mengangkat pengalaman pribadinya menjadi cerita tentang menghargai diri sendiri, melangkah maju, dan memilih kehidupan yang ingin ia jalani.

Single ini hadir bersama video musik resmi yang diproduksi melalui kolaborasi dengan produser Indonesia, Ikki Witjaksono, serta video lirik animasi garapan Ploopy Animation.

Berangkat dari pengalamannya menghadapi dinamika hubungan asmara di kalangan Gen Z, lagu ini bercerita tentang kebebasan untuk tidak lagi menggantungkan kebahagiaan pada hubungan romantis. Bagi KG, hidup juga berarti menikmati waktu sendiri dan melakukan hal-hal yang disukai. Dalam kasusnya, tentu saja, musik dan gitar menjadi bagian yang tak terpisahkan.

Dengan pembawaan yang jenaka dan penuh percaya diri, pesan lagu ini terangkum dalam ungkapan khas KG: “My guitar is so much better.”

Bagi KG, melangkah maju tidak selalu berarti harus menjadi pihak yang mengucapkan kata terakhir. Terkadang, yang lebih penting adalah mengetahui apa yang kita inginkan dan tidak lagi merasa perlu menjelaskan pilihan tersebut kepada orang lain.

Berawal dari Gitar dan Cerita Pribadi

KG Crown

Ide “Shut Up I’m in Paris” muncul ketika KG sedang bereksperimen dengan musik. Ia mulai menulis lagu ini menggunakan gitar elektrik, kemudian merekam dan memproduksi demo awalnya sendiri melalui laptop. Dari proses yang awalnya santai itu, lahirlah sebuah lagu pop-rock dengan pesan yang jelas: memilih diri sendiri, menikmati hal yang kita cintai, dan tidak menghabiskan energi untuk sesuatu yang sudah tidak lagi sejalan dengan kita.

Paris dalam judul lagu ini menjadi simbol sederhana tentang kehidupan yang ingin dijalani. Alih-alih berusaha memenangkan pertengkaran atau mendapatkan kata terakhir dalam sebuah hubungan, lagu ini mengajak pendengarnya untuk terus bergerak maju, mengejar ambisi, dan menemukan kebahagiaan dengan caranya sendiri dengan gitar yang selalu siap menemani.

“Menurut saya, lagu ini bercerita tentang momen ketika kita sadar bahwa kita tidak perlu terus menghabiskan energi untuk sesuatu yang memang tidak tepat bagi kita. Paris mewakili kehidupan yang ingin kita jalani. Terkadang, kita hanya perlu fokus pada itu dan terus melangkah maju.

“Dari sisi musik, saya juga ingin menghadirkan kembali nuansa pop-rock awal 2000-an yang saya sukai sejak tumbuh besar, tetapi tetap dengan sentuhan saya sendiri. Saya berharap lagu ini juga bisa membawa kembali energi itu bagi pendengarnya,” ujar KG Crown.

KG menulis lirik dan melodi lagu ini, sekaligus memproduksi demo awalnya sebelum bekerja sama dengan Haywood untuk mengembangkan versi final. Hasilnya adalah lagu yang mencerminkan identitas KG sebagai musisi pop-rock, dengan penulisan lagu yang personal serta karakter gitar elektrik dan instrumen live yang kuat.

Dari Musik ke Animasi, Sebuah Penghormatan untuk Sang Kakak

Pada 31 Oktober 2026, KG tampil dalam sesi talkshow bersama tim kreatif Indonesia, Ploopy Animation, di Comifuro 2026, ICE BSD, Tangerang. Kolaborasi ini menghadirkan video lirik animasi untuk “Shut Up I’m in Paris”, sekaligus mempertemukan musik KG dengan dunia animasi dan budaya pop Jepang.

Bagi KG, ketertarikannya pada anime juga memiliki makna personal. Trading card, Pokémon, dan anime merupakan beberapa hal yang sangat disukai mendiang kakaknya, Jake. Menjelajahi dunia kreatif tersebut kini menjadi salah satu cara KG untuk mengenang dan menghormati sosoknya.

Dalam penampilannya di Comifuro23, KG membawakan “Waving Through a Window” dari Dear Evan Hansen sebagai penghormatan kepada Jake, serta mempersembahkan single terbarunya, “Shut Up I’m in Paris”. Ia juga memperkenalkan tahap awal pengembangan KG Crown Cards, koleksi kartu yang terinspirasi dari anime.

“Saya ingin melakukan sesuatu untuk menghormati kecintaan Jake pada trading card dan musik. Dia adalah partner musik terbaik saya, orang yang paling saya sayangi, kakak saya, sahabat terbaik saya, sekaligus pendukung terbesar saya.

“Saya punya rencana untuk membuat kartu anime yang menampilkan kami berdua sedang bermain musik bersama. Saya berharap dia akan bangga melihat saya tampil di Comifuro23,” kata KG.

Semakin Dekat dengan Komunitas Kreatif Indonesia

Sejak menggelar press briefing di Jakarta pada September lalu, KG terus menjalin hubungan dengan pelaku industri kreatif Indonesia melalui berbagai kolaborasi bersama musisi lokal, kreator konten, dan sejumlah brand.

Ia juga tampil di Green Tourism Festival di Jakarta Timur dan berkolaborasi dengan band Indonesia, OkayOkay. Penampilan tersebut mempertemukan musisi internasional dan lokal dalam satu pengalaman bermusik secara langsung.

Berbagai kegiatan ini menjadi kesempatan bagi KG untuk memperkenalkan musiknya kepada audiens yang lebih luas, sekaligus membangun hubungan dengan musisi dan komunitas kreatif di Indonesia. Negara ini memiliki tempat tersendiri bagi KG, terutama karena dukungan para penggemarnya, yang dikenal dengan sebutan Krowns.

“Saya senang sekali bisa mengenal komunitas kreatif di Indonesia dan menemukan berbagai cara untuk berkarya bersama, baik dengan musisi, kreator, KOL, maupun band. Setiap orang punya sesuatu yang berbeda untuk ditawarkan, dan saya suka bagaimana kolaborasi seperti ini membuka cara baru bagi saya untuk terhubung dengan orang lain melalui musik.

“Saya tidak sabar untuk terus membangun koneksi ini dan melihat karya apa lagi yang bisa kami ciptakan bersama,” ujar KG Crown. []