UNTUK INDONESIA
Kelurahan Wates Sosialisasi Corona Keliling Kampung
Pencegahan Covid-19 di Kelurahan Wates, Lurah Wates Beti Setiamah bersama polisi dari Kecamatan Bandung Kidul lakukan sosialisasi keliling kampung
Lurah Wates Kecamatan Bandung Kidul Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat Beti Setiamah (tengah) bersama pihak Kepolisian dari Kecamatan Bandung Kidul. (Foto: Tagar/Fitri Rachmawati).

Bandung - Salah satu upaya pencegahan penyebaran virus corona (Covid-19), Kelurahan Wates, Kecamatan Bandung Kidul, Kota Bandung, Jawa Barat, melakukan sosialisasi bahaya Covid-19 dengan berkeliling kampung.

Seperti dilakukan di Gang Mekar Surya, Jalan Curug Candung RT 01/RW 06, Kelurahan Wates, Kecamatan Bandung Kidul, Kota Bandung. Warga setempat diminta berkumpul dengan tetap memperhatikan jarak 1-2 meter untuk menyimak sosialisasi bahaya Covid-19 yang langsung disampaikan oleh Lurah Wates Beti Setiamah dan dari pihak Kepolisian Bandung Kidul.

Dalam sosialisasinya, Lurah Wates, Kecamatan Bandung Kidul, Kota Bandung, Beti Setiamah mengingatkan warga agar disiplin menerapkan social and physical distancing, tetap di rumah dengan jangan mudik. Sebab, melihat kasus positif Covid-19 di Bandung saat ini terus meningkat dan menjadi salah satu zona merah penyebaran Covid-19.

1. Kalau Sakit Segera Berobat

"Oleh sebab itu, ia meminta warga untuk disiplin. Ingat, Corona ini bukan hanya sudah mewabah hanya di Kota Bandung atau di Kelurahan Wates saja, tapi sudah mendunia. Makanya ingat disiplin jaga jarak dan fisik," pinta dia.

Selain itu, Beti pun meminta warga untuk menggunakan masker saat beraktivitas ke luar rumah apalagi ke area publik. Seperti terpaksa mau ke warung, supermarket atau ke pasar membeli bahan makanan. Wajib menggunakan masker dan setelah itu pakaian harus segera diganti dan jangan lupa langsung mandi agar kuman dan virus tidak masuk ke rumah dan menginfeksi keluarga.

wates2Lurah Wates Kecamatan Bandung Kidul Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat Beti Setiamah (tengah) bersama pihak Kepolisian dari Kecamatan Bandung Kidul. (Foto: Tagar/Fitri Rachmawati).

"Titip ya itu pesan buat warga, jangan kemana-mana dulu kalau terpaksa ya pakai masker. Sering-sering mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir itu sangat baik untuk mencegah terpapar Corona," tegas dia.

Kemudian, ia pun mengimbau warga agar meningkatkan imunitas tubuh dengan tetap mengonsumsi makanan yang bergizi dan halal, ditambah dengan rajin berolahraga serta dibiasakan harus berjemur. Disamping itu, pastikan lingkungan rumah tetap bersih terutama di tempat lembab. Pastikan ruangan lembab bersih dan sirkulasi udaranya baik karena virus Covid-19 paling suka ditempat-tempat lembab dan kotor.

"Diam di rumah bukan berarti tak melakukan apa-apa ya buk. Kebersihan rumah dan lingkungan harus tetap dijaga mengingat virus ini suka di tempat lembab dan kotor," kata dia.

Walaupun sakit seperti demam tinggi, pusing, batuk hingga sesak nafas atau gejala yang mirip dengan Covid-19. Warga diminta segera berobat ke puskesmas dan secara jujur menceritakan rekam perjalanan, atau kontak fisik atau sosial yang pernah dilakukan. "Kalau sakit segera berobat jangan sampai tunggu parah. Puskesmas kita kan dekat," jelas dia.

Beti pun mengingatkan soal tamu yang datang dari luar untuk bertamu. Ingat karena saat ini Covid-19 tengah mewabah, kalau ada tamu lebih dari 1x24 jam harus lapor. Prosedur ini harus bisa disiplin dijalankan. Apalagi tamu atau pemudik dari wilayah yang masuk zona merah penyebaran Covid-19 wajib lapor.

"Karena kalau tak lapor bisa saja tamu tersebut membawa virus Corona (positif Covid-19 atau ODP, PDP).Kita kan tak tahu terus menulari keluarga, tetangga dan lingkungan kita disini. Tak mau kan, makanya lapor ke RW," imbau dia

2. Waspada DBD Mulai Mewabah

Disamping menyosialisasikan bahaya Covid-19 dan pencegahan penyebarannya. Lurah Wates, Beti pun mengingatkan bahaya demam berdarah dengue (DBD) yang saat ini mewabah di Jawa Barat, tak terkecuali di Bandung. "Waspada Corona, waspada juga DBD ya. Sekarang DBD juga sedang mewabah melihat kasusnya banyak," imbau dia.

Agar DBD tak mewabah di lingkungan rumah dan sekitar, pastikan tidak ada air yang menggenang, sampah menumpuk, banyak baju yang menggantung. "Segera periksa ya nanti di rumah. Pastikan tak ada genangan air biasanya kita lupa ada genangan air di dispenser Kitakan. Bak tak pernah dikuras. Nah, mulai sekarang ayo kita hidup bersih ya," pinta dia. [] 

Berita terkait
Empat Klaster Penularan Virus Corona di Jawa Barat
Ada empat klaster penularan virus corona (Covid-19) di wilayah Jawa Barat karena ada peserta kegiatan tsb. yang terdeteksi positif Covid-19
Maklumat Ridwan Kamil Selama Pandemi Corona di Jabar
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengeluarkan instruksi kepada bupati atau wali kota di Jabar untuk penanganan virus Corona.
Ridwan Kamil di Trek yang Benar Penanganan Covid-19
Kasus Covid-19 banyak terdeteksi di Jawa Barat merupakan langkah yang tepat karena banyak kasus terdeteksi kian banyak rantai penyebaran diputus
0
Perusahaan di Jabar Pastikan Karyawan Bebas Covid-19
Pemprov Jabar melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi melakukan pengawasan dan inspeksi baik sebelum dan setelah PSBB diberlakukan