UNTUK INDONESIA
Kartu Sakti Tepat Sasaran, Optimis Indonesia Maju
Capres Jokowi akan keluarkan kartu sakti jika terpilih jadi presiden kembali. Anggota DPR RI Fraksi Partai Nasdem Irma Suryani Chaniago pastikan Jokowi akan bagikan tepat sasaran
Anggota Komisi IX Irma Suryani Chaniago. (Foto: Ist)
Jakarta,(Tagar 25/2/2019) -  Calon Presiden nomor urut 01 Joko Widodo menyebutkan akan mengeluarkan tiga kartu sakti sebagai jurus andalannya, jika terpilih dalam Pemilihan Presiden 2019 mendatang. 

Tiga kartu sakti tersebut di antaranya adalah Kartu Sembako Murah. Hal tersebut dikatakannya dalam pidato politik Konvensi Rakyat bertajuk 'Optimis Indonesia Maju' pada Minggu (24/2).

Menurut Anggota DPR RI Fraksi Partai Nasdem Irma Suryani Chaniago, program Kartu Sembako Murah tersebut dipastikan akan ditujukan pada masyarakat Indonesia yang perekonomiannya ke bawah. Ini bertujuan agar dapat mensejahterakan masyarakat. 

"Kalau ekonominya mapan masih mau terima kartu ini ya kebangetan dong. Masa iya orang yang mampu, tangannya dibawah terus gitu loh. Kalau saya sebagai orang mampu saya gak mau tangan dibawah. Iya gimana ceritanya, moralnya mau dikemanakan. Kartu Sembako Murah itu ya harus orang-orang memang membutuhkan, mensejahterakan mereka, membantu mereka agar kehidupan mereka bisa lebih baik," kata Irma Suryani Chaniago saat dihubungi Tagar News, Senin (25/2). 

Terhadap masyarakat yang akan menerima kartu tersebut, kata dia, pemerintah akan melakukan pengontrolan yang lebih ketat. Ini supaya masyarakat yang menerimanya tepat sasaran.

"Hanya saja, kan untuk bisa tepat guna dan sasaran perlu yang namanya kontrol. Perlu juga yang namanya update data agar jangan sampai yang mampu malah terima, yang gak mampu gak terima. Pengalaman-pengalaman yang sudah terjadi itu menjadi dasar pijakan kami untuk bekerja besok," ucap dia.

Dia meyakini Kartu Sembako Murah akan diberlakukan untuk seluruh masyarakat Indonesia yang kurang mampu. Tetapi, pastinya pemerintah tak sembarangan memberikan kartu tersebut, agar semua berjalan sesuai yang diharapakan. 

"Seluruh Indonesia nanti semuanya akan didata sama persis dengan kartu BPJS yang dibayar oleh pemerintah, yang namanya kartu penerima bantuan iuran. Kan BPJS Kesehatan itu sudah mengeluarkan 96 juta jiwa yang dibayar oleh pemerintah. Iya sama persis dengan itu nantinya," pungkasnya. []
Berita terkait
0
Teror Tuyul di Kampung Panranga Bantaeng
Cerita tentang tuyul Panranga Bantaeng berawal dari keluhan ibu-ibu di sana. Satu persatu dari mereka merasa resah setiap kali kehilangan uang.