Jakarta, (Tagar 17/9/2018) - Mulai dari kandidat pekerja hingga karyawan berprestasi pasti menghadapi kekhawatiran tersendiri saat negosiasi gaji. 

Kesempatan negosiasi gaji ini akan lebih membebani bagi para introvert. 

Beberapa orang merasa cemas jika gagal mendapat besaran pendapatan yang diinginkan, dan sebagian lainnya malah takut akan kehilangan pekerjaan terbaik.

Namun, jika punya strategi untuk menghadapi atasan yang menentukan gaji, Anda seharusnya bisa lebih percaya diri. 

Berikut tujuh tips negosiasi gaji seperti dilansir Psychology Today.

1. Fokus pada Fakta

Untuk mendapatkan fakta akurat tentang gaji pasaran, Anda harus melakukan riset sederhana. Cari tahu tentang besaran penghasilan untuk orang dengan talenta dan posisi seperti Anda. Dengan data tersebut, Anda punya argumen kuat yang mendasari nilai gaji relevan yang diajukan.

Ketika Anda sudah merasa percaya diri dengan data, fakta dan argumen, jangan merusaknya dengan cara bicara yang ragu-ragu. Hindari kata-kata seperti: "Saya pikir..." atau "Mungkin Anda bisa...". Biarkan tekanan negosiasi berada pada manajer Anda.

2. Menerapkan Keterampilan Berbicara

Para introvert cenderung memiliki kecerdasan emosional yang tinggi. Mereka bisa menjadi pendengar yang baik yang mengamati situasi sebenarnya yang akan memberi keuntungan.

Jadi, jangan jadikan negosiasi menjadi ajang perdebatan, melainkan hanya percakapan biasa. Ceritakan tentang keberhasilan kerja di masa lalu yang membuat Anda pantas menerima bayaran lebih tinggi. Misalnya, ketika Anda berhasil mengerjakan satu proyek yang bisa mendatangkan keuntungan besar bagi perusahaan.

3. Ajukan Pertanyaan Terbuka

Ajukan pertanyaan terbuka yang tepat agar manajer mau bercerita panjang lebar tentang sistem penggajian di kantor. Anda bisa melontarkan pertanyaan seperti: "Dapatkah Anda menjelaskan lebih lanjut tentang program kompensasi untuk posisi ini?" atau "Mohon jelaskan tentang kriteria karyawan yang pantas mendapatkan bonus karena prestasi?"

Pertanyaan terbuka seperti ini akan membuat manajer memberikan penjelasan panjang tentang sistem penggajian. Saat menjelaskan, manajer bisa saja memberikan kisi-kisi cara untuk mendapatkan gaji lebih tinggi. Anda harus jeli saat menyimak poin penjelasan manajer sehingga bisa dijadikan senjata untuk memperjuangkan hak.

4. Tenang

Jangan menjadi negosiator yang keras kepala. Jangan terlalu memaksakan diri dengan mengatakan, "Saya harus mendapatkan bayaran minimum X, atau saya tidak akan menerima posisi ini." Hal itu akan membuat Anda tertekan sendiri.

Jadilah diri sendiri dan apa adanya. Anda dapat menunjukkan talenta berharga sambil mempertahankan nada ramah, dan tetap dianggap serius.

5. Hadapi Skenario Terburuk

Bagian dari pertempuran adalah mempersiapkan diri untuk hal yang terburuk. Jika negosiasi gaji Anda gagal, maka berusahalah mencari keuntungan dari sisi lain.

Anda bisa berusaha menegosiasikan hal lain, seperti asuransi kesehatan, waktu liburan, kerja fleksibel, bonus, biaya komunikasi, perawatan anak atau fasilitas lainnya. Anda juga bisa meminta evaluasi dalam 6 bulan yang berpotensi mempercepat kenaikan gaji berikutnya.

6. Berlatih Cara Pendekatan

Introvert biasanya takut akan hal yang tidak diketahui. Jadi, salah satu cara terbaik untuk melawan kecemasan itu adalah melalui persiapan. Anda bisa meminta seorang teman atau keluarga untuk duduk berhadapan dan membuat simulasi negosiasi.

Lakukan negosiasi dengan berbagai skenario untuk mengantisipasi reaksi. Anda harus siap jika manajer mengatakan gaji tidak bisa dinegosiasikan. Anda juga harus punya bayangan jika mendapat penawaran lebih baik dari sekadar gaji tinggi.

7. Menyadari Batasan

Anda harus memberikan batas toleransi pada akhir penawaran. Mungkin besaran gaji yang disepakati tidak sesuai keinginan, tapi Anda bisa mendapat fasilitas lain. Hal itu bisa membuat Anda berhenti untuk ngotot dan bernegosiasi lebih jauh.

Tapi, jika terjadi hal di luar dugaan dari skenario yang telah dipersiapkan, Anda bisa lebih diplomatis. Anda bisa meminta waktu untuk berpikir dalam beberapa hari.

Anda tidak perlu menjadi pemain peran yang andal untuk sebuah kesempatan negosiasi. Anda hanya harus menjadi diri sendiri dan menunjukkan fakta dan data yang mendukung penawaran gaji yang relevan. []