Ini Kata MUI Soal Pelaksanaan Idul Adha 2021

Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI), Amirsyah Tambunan mengatakan
Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI), Amirsyah Tambunan. (Foto: Tagar/Facebook Amirsyah Tambunan)

Jakarta - Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI), Amirsyah Tambunan dalam jumpa pers secara daring, Rabu, 23 Juni, meminta semua pihak untuk dapat saling berkoordinasi menjelang Hari Raya Idul Adha 2021.

Amirsyah menekankan, perlu adanya pemantapan pemahaman bersama dari semua pihak dalam menegakkan protokol kesehatan pada Hari Raya Idul Adha nanti.

"Saya menyerukan kepada semua pihak terutama, kepada satgas masih ada waktu untuk mempersiapkan melakukan konsolidasi antara kecamatan kelurahan RT RW sehingga ini kita bisa satu persepsi yang sama," katanya.

"Seperti yang saya katakan tadi, kita tidak bisa melakukan ini hanya sepihak saja tapi harus semua pihak," ujar dia.

Ada banyak hal yang perlu dipertegas terkait zona terkendali dan tidak terkendali dalam fatwa MUI dengan zona merah dalam istilah Pemerintah. Jika memang ditemukan, kata Amirsyah, ada masjid-masjid di dalam zona merah. Maka perlu adanya pembatasan atau lockdown sementara. "Nah kalau ternyata ini terbukti ada di masjid tertentu maka dengan protokol kesehatan harus kita terapkan hal yang sama," katanya.


Saya menyerukan kepada semua pihak terutama, kepada satgas masih ada waktu untuk mempersiapkan melakukan konsolidasi.


"Tapi kemudian jangan di generalisir semua harus ditutup. Nah ini saya kira kurang bijak artinya perlu kita dalami mana yang di maksud zona merah atau istilah fatwa apa yang dimaksud dengan daerah terkendali dan tidak terkendali," ujarnya.

Maka dari itu, lanjut Amirsyah, masih ada waktu bagi semus pihak terutama satgas Covid-19 dan Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) untuk dapat memetakan masjid-masjid mana yang masuk kedalam zona merah serta penanganannya.

"Sekali lagi saya mengajak kepada semua pihak terutama pengurus masjid apa yang disebut dengan DKM pada tataran provinsi kabupaten kota dan tingkat pusat ini kita harus duduk bersama-sama membicarakan mana yang dimaksud dengan zona merah atau dalam fatwa itu yang dimaksud dengan zona yang terkendali dan tidak terkendali," ujarnya. []

Baca Juga: MUI Gandeng ACT Perluas Peran Sosial Kemanusiaan

Berita terkait
Wapres Harris Temui Presiden Guatemala Bicarakan Imigran
Jumlah imigran dari Amerika Tengah terus meningkat di perbatasan antara AS dan Meksiko, sementara Wapres Harris berkunjung ke Guatemala dan Meksiko
Ganjar Pranowo Temui Seniman Bahas Pengembangan Candi Borobudur
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, menemui seniman gaek Tanto Mendut untuk membahas rencana pengembangan kawasan objek wisata Candi Borobudur.
Sandiaga Temui Komunitas Bahas Daerah Penyangga Wisata Borobudur
Sandiaga berdialog dengan 23 perwakilan komunitas parekraf membahas destinasi-destinasi wisata baru untuk menyangga pariwisata Borobudur.
0
Ini Kata MUI Soal Pelaksanaan Idul Adha 2021
Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI), Amirsyah Tambunan mengatakan