UNTUK INDONESIA
GIIAS 2019, Honda Monkey Motor Mungil Legendaris
Honda Monkey resmi mengaspal di jalanan Indonesia setelah produsen sepeda motor asal jepang itu memamerkannya di GIIAS 2019.
Honda Monkey 125cc di pameran otomotif GIIAS 2019. (Foto: Thio Pahlevi/Tagar)

Jakarta - Honda Monkey resmi mengaspal di jalanan Indonesia setelah PT AHM (Astra Honda Motor) memajang sepeda motor legendaris dari keluarga Honda ini dalam ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019 di  ICE (Indonesia Convention Exhibition), BSD City, Tangerang, Kamis, 18 Juli 2019.

Honda Monkey adalah sepeda motor mungil yang telah hadir sejak 58 tahun lalu. Tampilannya yang retro menjadi pusat perhatian pengunjung pameran otomotif ini.

Kehadiran Honda Monkey pada era sekarang ini masih mempertahankan garis desain generasi pertama. Siluet trapesium yang menonjol dari ukuran bodinya yang kompak. Setiap permukaan bodi dan fiturnya didesain secara terpisah dengan lekuk yang simpel dan menarik.

Honda MonkeyHonda Monkey 125cc di pameran otomotif GIIAS 2019. (Foto: Thio Pahlevi/Tagar)

Desain yang khas dipadu dengan dimensinya yang kompak serta bobot yang ringan dipercaya sebagai kunci kesuksesan Honda Monkey hingga saat ini.

"Kami menghadirkan sepeda motor ikonik Honda Monkey dengan aura gagah pada keseluruhan tampilannya didukung berbagai teknologi dan fitur modern,” kata Presiden Direktur PT AHM Toshiyuki Inuma.

“Kami optimis Honda Monkey dapat memberikan daya pikat tersendiri sekaligus menghadirkan kesenangan berkendara pada segmen sepeda motor hobi di Indonesia," ujar Toshiyuki.

Menurut Executive Vice President Director PT AHM, Johannes Loman, saat ini semakin berkembang komunitas pecinta sepeda motor yang menjadikan berkendara sebagai bagian dari gaya hidup. Honda Monkey dapat menjadi salah satu kebanggaan tersendiri bagi para pemiliknya.

“Kehadiran Honda Monkey tentunya akan menjadi pilihan bagi para pengendara yang menginginkan motor berdesain tak lekang oleh waktu sebagai bagian dari cara mereka mengekspresikan diri," kata Johanes.

Honda MonkeyHonda Monkey 125cc di pameran otomotif GIIAS 2019. (Foto: Thio Pahlevi/Tagar)

Spesifikasi Honda Monkey

Kehadiran kembali Honda Monkey ini mengusung teknologi modern kekinian. Panel meter digital full LCD berbentuk bulat menunjukkan speedometer yang akan berkedip ketika mesin dinyalakan, odometer dengan dua trip meter dan 6 bar indikator level bensin. Sistem pencahayaan motor ini sendiri sudah mengaplikasikan teknologi LED.

Meskipun bertampang klasik, motor ini sudah dilengkapi teknologi answer back system dengan wave pattern motif logo Old Wing di anak kuncinya.

Motor mungil ini memiliki tangki bensin berukuran 5,6L dengan permukaan glossy yang berwarna sama dengan rangka, swing arm dan shock belakang. Posisi tangki bensin diletakkan di atas mesin dan dilengkapi dengan emblem logo Old Wing 3D, memperkuat kesan legendaris sepeda motor ini.

Desain ikonik berbalut warna krom juga disematkan pada sepatbor depan dan belakang, penutup knalpot, spion berbentuk bulat dan juga setangnya yang diposisikan tinggi untuk memberikan kenyamanan saat berkendara.

Honda MonkeyHonda Monkey 125cc di pameran otomotif GIIAS 2019. (Foto: Thio Pahlevi/Tagar)

Pada bagian mesin motor ini menggunakan mesin silinder tunggal horizontal 4-percepatan SOHC 125cc. Mesin motor ini memiliki pendingin udara dengan diameter dan panjang langkah sebesar 52,4 x 57,9 dan perbandingan kompresi 9,3:1, ditunjang dengan teknologi PGM-Fi. Tenaga maksimal yang dihasilkan sebesar 6,9kW @ 7.000rpm dan torsi sebesar 11Nm @ 5.250rpm.

Rangka besi dari Honda Monkey telah disempurnakan sehingga menghasilkan keseimbangan antara kekerasan dan fleksibilitas yang sesuai, sangat cocok untuk berbagai kondisi jalanan yang akan dilalui oleh penggunanya. Memiliki bentuk oval di persilangannya, swing arm dari Honda Monkey ini mengikuti tema desain melingkar yang menjadi ciri khas model ini.

Motor legendaris ini memiliki jarak sumbu roda 1.155mm. Bobot sepeda motor ini juga ringan, yaitu hanya 107kg dengan ketinggian jok 776mm dari permukaan tanah. Ground clearance maksimal dari sepeda motor ini adalah 160mm. Joknya sendiri terbuat dari karet uretan kepadatan tinggi untuk memberikan kenyamanan yang maksimal.

Dari segi suspensi, bagian depan menggunakan Showa, 31mm inverted telescopic memiliki warna yang sama dengan suspensi belakang ganda dengan axle travel sepanjang 104mm. Di bagian pengereman, sepeda motor ini memiliki rem cakram depan berdiameter 220mm dan rem belakang berdiameter 190mm.

Dari segi keamanan, Honda Monkey telah menggunakan ABS (Anti-lock Braking System) satu channel di sistem pengeremannya dengan Inertial Measurement Unit (IMU) untuk mencegah ban belakang terangkat saat pengereman mendadak. Ban berdiameter 12 inch dengan pola block memastikan pengalaman berkendara yang nyaman. Ban depannya berukuran 120/80-12 dan ban belakang berukuran 130/80-12 dan bertipe tubeless.

Honda Monkey hadir dengan tiga varian warna yaitu Banana Yellow, Pearl Nebula Red, dan Pearl Shining Black. Ketiganya dibanderol dengan harga OTR (on the road) DKI Jakarta Rp 65.000.000.

Baca juga:

Berita terkait
0
Masker Sitaan Polisi Dijual Rp 4.400 per Bungkus
Polisi menjual masker hasil sitaan tersangka penimbun dengan harga Rp 4.400 per bungkus.