UNTUK INDONESIA

Garuda Terbangkan 11 Orang Utan dari Malaysia dan Thailand

Garuda Indonesia mendukung proses repatriasi satwa dilindungi, dengan menerbangkan 11 Orang Utan dari Malaysia dan Thailand.
Garuda Indonesia mendukung proses repatriasi satwa dilindungi, dengan menerbangkan 11 Orang Utan dari Malaysia dan Thailand. (Foto:Tagar/Garuda Indonesia)

Jakarta – Garuda Indonesia mendukung proses repatriasi satwa dilindungi, dengan menerbangkan 11 Orang Utan dari Malaysia dan Thailand. Satwa liar yang dilindungi itu, tiba di Jakarta, Kamis, 17 Desember 2020 melalui dua jalur penerbangan yakni Bangkok-Jakarta dan Kuala Lumpur-Jakarta.

"Merupakan sebuah kehormatan bagi Garuda Indonesia sebagai national flag carrier mendapatkan kesempatan untuk turut serta mendukung komitmen berkelanjutan Pemerintah melalui Kementerian Lingkungan Hidup RI dalam pelestarian satwa langka di Indonesia sekaligus memerangi perdagangan satwa ilegal," ungkap Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra.

Garuda IndonesiaGaruda Indonesia mendukung proses repatriasi satwa dilindungi, dengan menerbangkan 11 Orang Utan dari Malaysia dan Thailand. (Foto:Tagar/Garuda Indonesia)

Garuda Indonesia memastikan seluruh dokumen persyaratan maupun prosedur pengangkutan live animal tersebut, telah memenuhi regulasi internasional dari International Air Transport Association (IATA) serta peraturan karantina dan kepabeanan Indonesia.

Kehormatan bagi Garuda Indonesia sebagai national flag carrier mendapatkan kesempatan untuk turut serta mendukung komitmen berkelanjutan Pemerintah melalui Kementerian Lingkungan Hidup RI dalam pelestarian satwa langka.

Proses repatriasi itu sendiri terbagi atas 11 orang utan yang terdiri dari 9 orang utan dari National Wildlife Rescue Centre (NWRC), Perak, Malaysia National dan 2 orang utan dari Khao Prathap Chang Wildlife Breeding Centre, Provinsi Ratchaburi, Thailand.

Kesembilan orang utan dari Kuala Lumpur itu, dibawa dengan GA 821 telah tiba di Jakarta dengan selamat pada siang hari ini tepatnya pada pukul 14.00 WIB yang dilayani dengan armada Airbus A330-900 neo. Sedangkan dua orang utan lainnya yang diberangkatkan dari Bandara Suvarnabhumi dengan GA 867 tiba di Jakarta pada sore ini pukul 17.45 WIB yang dilayani dengan armada A330-300.

Garuda Indonesia, sebelumnya telah melaksanakan koordinasi secara intensif dengan Kementerian Lingkungan Hidup terkait dengan kesiapan ruangan (live animal room) untuk orang utan selama transit di Jakarta.

Selain itu, maskapai nasional ini telah melakukan prosedur pengecekan kesehatan yang dilakukan oleh petugas karantina dan kesehatan satwa sebelum diberangkatkan kembali esok hari menuju ke kota tujuan masing-masing yakni Jambi dan Medan.

Penerbangan repatriasi orang utan kali ini, memiliki arti penting bagi hubungan bilateral Indonesia dan Thailand dan juga Malaysia, dimana momentum repatriasi orang utan dari Thailand bertepatan dengan peringatan hubungan diplomatik antara Indonesia dengan Thailand yang telah genap berusia 70 tahun pada tahun ini. []

Berita terkait
Garuda: Tes PCR Bagi Penumpang Pesawat Demi Perjalanan Sehat
Garuda berharap ketentuan pemeriksaan swab berbasis PCR dapat dimaknai sebagai upaya untuk memastikan rasa aman dan nyaman selama berlibur.
Oktober, Garuda Raih Jumlah Penumpang Tertinggi Saat Pandemi
Garuda Indonesia berhasil membukukan 739 ribu penumpang pada bulan Oktober 2020 yang merupakan angka tertinggi selama pandemi Covid-19.
Dorong Wisata Papua, Garuda Layani Rute Makassar-Manokwari-Sorong
Garuda Indonesia, resmi melayani rute penerbangan Makassar-Manokwari-Sorong mulai Selasa, 8 Desember 2020 sebanyak 2 kali dalam seminggu.
0
Garuda Terbangkan 11 Orang Utan dari Malaysia dan Thailand
Garuda Indonesia mendukung proses repatriasi satwa dilindungi, dengan menerbangkan 11 Orang Utan dari Malaysia dan Thailand.