TAGAR.id - Garda pantai Filipina mengatakan telah menyingkirkan sebuah penghalang apung China yang menutup akses ke sebuah laguna Scarborough Shoal di Laut China Selatan.
Menurut pernyataan garda pantai, pihaknya melakukan “operasi khusus” untuk menyingkirkan penghalang tersebut, yang dipasang China pekan lalu.
Garda pantai Filipina juga merilis video yang memperlihatkan seorang penyelam menggunakan pisau untuk memotong tali yang menempel pada pelampung-pelampung tersebut.
Tindakan ini menyusul pernyataan Penasihat Keamanan Nasional Filipina, Eduardo Ano, yang mengatakan penghalang China itu melanggar hak-hak penangkapan ikan tradisional Filipina.
Kapal-kapal garda pantai China halangi kapal Dinas Perikanan dan Sumber Daya Perairan Filipina saat kapal itu berlayar dekat jalan masuk ke Scarborough Shoal yang dikuasai China di Laut China Selatan yang disengketakan, 22 September 2023. (Foto: voaindonesia.com/Ted Aljibe / AFP)Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Wang Wenbin, hari Selasa, 26 September 2023, menganjurkan Filipina agar tidak memprovokasi atau mencari masalah
China merebut kendali atas Scarborough Shoal dari Filipina pada tahun 2012 dan mengklaim kedaulatan atas sebagian besar Laut China Selatan yang kaya sumber daya alam.
Klaim-klaim yang saling bertentangan di wilayah itu juga dikemukakan oleh Brunei, Malaysia, Filipina, Taiwan dan Vietnam. (uh/lt)/voaindonesia.com/VOA. []