Editor : Mila Yefriza
Ditjen Polpum Kemendagri Inisiasi Kegiatan Garuda Youth Camp 2026 Pelajar SMA/SMK Se-Jabodetabek. (Foto: Tagar/Dok Kemendagri)
Ditjen Polpum Kemendagri Inisiasi Kegiatan Garuda Youth Camp 2026 Pelajar SMA/SMK Se-Jabodetabek
4 May 2026 | 19:56

TAGAR.id, Jakarta - Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum (Dirjen Polpum) Kementerian Dalam Negeri melalui Direktorat Kewaspadaan Nasional berkolaborasi bersama Badan Intelektual Strategi Objektif Nasional Indonesia (BISON) menyelenggarakan kegiatan Garuda Youth Camp 2026 yang berlangsung pada 1–3 Mei 2026 di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta. Kegiatan ini mengusung tema “Pemuda Bersatu, Bangsa Kuat untuk Indonesia Emas 2045” dan diikuti oleh 558 pelajar SMA/SMK sederajat dari 29 sekolah di wilayah Jabodetabek.

Kegiatan tersebut diselenggarakan sebagai upaya pembinaan generasi muda dalam memperkuat nilai-nilai kebangsaan, nasionalisme, serta karakter kepemimpinan pelajar di tengah berbagai tantangan sosial yang berkembang. Dalam beberapa waktu terakhir, muncul berbagai fenomena yang menjadi perhatian bersama, seperti meningkatnya konflik antar pelajar/tawuran, masuknya paham radikalisme, serta keterlibatan pelajar dalam aktivitas yang berpotensi mengganggu stabilitas sosial dan keamanan.

Pada kesempatan tersebut, Direktur Kewaspadaan Nasional Ditjen Polpum Kemendagri Aang Witarsa menyampaikan bahwa melalui kegiatan kemah yang dikemas secara edukatif dan partisipatif di alam terbuka, para peserta mendapatkan berbagai materi pembekalan, antara lain wawasan kebangsaan dan karakter bangsa, bahaya radikalisme, ekstremisme dan anarkisme, literasi digital yang positif, serta peran generasi muda dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.

"Selain sesi pembelajaran, kegiatan juga diisi dengan aktivitas pembentukan karakter, seperti penanaman pohon, kerja sama tim, caraka malam, api unggun dan deklarasi kebangsaan, serta pentas seni yang dikemas secara interaktif dalam tim yang berbeda asal sekolahnya, latar belakangnya yang sebelumnya tidak saling mengenal sehingga diharapkan membentuk karakter kepekaan sosial satu sama lainnya sebagai bagian dari keluarga" ujarnya.

Kegiatan ini turut menghadirkan narasumber dari Densus 88 Anti Teror Mabes Polri, Badan Kesbangpol DKI Jakarta, serta Pusat Pendidikan Wawasan Kebangsaan DKI Jakarta yang memberikan penguatan materi terkait kewaspadaan nasional dan pentingnya menjaga persatuan di kalangan generasi muda.

Artikel Asli