Desakan Agar Majelis Umum PBB Selidiki Kekejian di Yaman

Lebih dari 60 organisasi desak Majelis Umum PBB untuk membentuk suatu badan penyelidik pelanggaran HAM semasa konflik di Yaman
Tentara Yaman yang didukung oleh koalisi pimpinan Saudi naik di belakang kendaraan lapis baja saat mereka meninggalkan garis depan Marib, Yaman, 19 Juni 2021 (Foto: voaindonesia.com/AP)

Jakarta – Lebih dari 60 organisasi mendesak Majelis Umum PBB untuk membentuk suatu badan penyelidik untuk mengumpulkan dan mendokumentasikan bukti-bukti pelanggaran hak asasi manusia serius semasa konflik di Yaman yang sudah berlangsung selama tujuh tahun. Ini mencakup kemungkinan kejahatan perang dan kejatah terhadap kemanusiaan.

Organisasi-organisasi itu, antara lain Amnesty International dan Human Rights Watch, 2 Desember 2021, mengatakan tugas itu penting, khususnya setelah Dewan Hak Asasi PBB Oktober lalu memutuskan untuk menyudahi penyelidikannya terhadap kekejian yang terjadi di Yaman. Pakar-pakar kedua organisasi itu melaporkan potensi kejahatan perang yang dilakukan oleh semua pihak.

ilustrasi yamanIlustrasi: Seniman Yaman Haifa Subay melukis mural bergambar seorang anak Yaman yang tinggal tulang akibat malnutrisi karena perang yang berkepanjangan (Foto: voaindonesia.com/Courtesy Photo)

Yaman telah dilanda perang saudara sejak 2014.

Kelompok pakar terkemuka sebelumnya telah melaporkan potensi kejahatan perang yang dilakukan semua pihak. Pemungutan suara dewan yang berbasis di Jenewa itu merupakan kekalahan yang menyakitkan bagi negara-negara Barat, dan kemenangan bagi Rusia, China, Bahrain dan negara-negara lain.

Yaman telah dilanda perang saudara sejak 2014 ketika pemberontak Houthi-Syiah yang didukung Iran menguasai ibu kota Sana'a dan sebagian beasr wilayah bagian utara negara itu. Hal ini memaksa pemerintah yang diakui masyarakat internasional untuk melarikan diri ke Selatan, lalu ke Arab Saudi. Koalisi yang dipimpin Arab Saudi – didukung oleh Amerika – ikut berperang pada mulai Maret 2015 untuk membantu kembalinya Presiden Abed Rabbo Mansour ke tampuk kekuasaan (em/ah)/Associated Press/voaindonesia.com. []

Arab Saudi Dikabarkan Tekan Indonesia Terkait Resolusi PBB di Yaman

Arab Saudi Cegat Rudal dan Drone dari Yaman

Arab Saudi Tawarkan Rencana Perdamaian Dengan Yaman

Konflik Militer Saudi dan Kelompok Houthi Yaman, 10 Ribu Orang Tewas

Berita terkait
Arab Saudi Dikabarkan Tekan Indonesia Terkait Resolusi PBB di Yaman
Indonesia membantah laporan yang mengatakan ada dugaan Indonesia mendapat tekanan dari Arab Saudi terkait Yaman
0
IHSG Ditutup Melemah di Level 45,31 Poin
Investor melakukan transaksi sebesar Rp11,44 triliun dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 22,12 miliar saham.