TAGAR.id – Defisit perdagangan Amerika Serikat (AS) tumbuh sedikit lebih kecil daripada perkiraan pada bulan Mei, ke tingkat terluas sejak akhir tahun 2022, menurut data pemerintah pada hari Rabu (3/7/2024), karena ekspor dan impornya sama-sama melemah. Defisit keseluruhan meningkat menjadi 75,1 miliar dolar, dari 74,5 miliar dolar pada bulan April 2024, kata Departemen Perdagangan.
Meskipun defisit ini merupakan yang terbesar sejak Oktober 2022, para analis pada awalnya memperkirakan kesenjangan tersebut akan menjadi yang terbesar dalam dua tahun terakhir.
Meskipun konsumsi AS cukup tangguh dalam menghadapi kenaikan suku bunga, terdapat kekhawatiran bahwa pertumbuhan ekspor akan melemah seiring dengan melemahnya permintaan global.
Ekspor turun lebih besar dibandingkan dengan impor pada bulan Mei 2024, dengan pengiriman keluar mencapai 261,7 miliar dolar, turun 1,8 miliar dolar dari bulan April. Hal ini terjadi karena ekspor perlengkapan dan material industri turun sebesar 2,1 miliar dolar.
Impor turun 1,2 miliar dolar dibandingkan dengan impor pada bulan April, yang nilainya mencapai 336,7 miliar dolar, tambah laporan itu. Impor barang-barang konsumsi turun sebesar 2,0 miliar dolar dengan penurunan pada sektor-sektor seperti obat-obatan hanya sebagian diimbangi oleh kenaikan pada telepon seluler dan barang-barang rumah tangga lainnya.
Impor mobil dan suku cadang juga turun sebesar $1,5 miliar, kata Departemen Perdagangan. Defisit perdagangan barang AS dengan China, yang telah menjadi titik pertikaian antara dua negara dengan perekonomian terbesar di dunia itu, meningkat sebesar $1,9 miliar dolar jadi 23,9 miliar dolar pada bulan Mei 2024. (ab/uh)/AFP/voaindonesia.com. []