Editor : Syaiful W Harahap
Danrem 011/Lilawangsa, Kolonel Inf Ali Imran, bersama prajurit TNI membubarkan aksi sekelompok orang yang membawa bendera separatis GAM, di jalan lintas nasional Medan-Banda Aceh, Simpang Kandang, Meunasah Mee, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe, Aceh, pada 25/12/2025. (Foto: TAGAR/Dok/Fotografer Laung)
Danrem 011 Lilawangsa Aceh Kol Inf Ali Imran Bersama Prajurit TNI dan Polri serta Warga Bubarkan Aksi Sekelompok Orang Bawa Bendera Separatis GAM
25 December 2025 | 16:58

TAGAR.id, Kota Lhokseumawe, Aceh – Pimpinan TNI wilayah Korem (Danrem( 011/Lilawangsa, Kolonel Inf Ali Imran, dengan tegas melarang dan membuarkan sekelompok pembawa bendera Sparatis Gerakan Aceh Merdeka (GAM) pada hari Kamis, 25/12/2025.

Selaku putra Aceh, Danrem Kol Inf Ali Imran, bersama anggotanya mendatangi sekelompok orang yang sedang melakukan aksi di jalan nasional lintas Banda Aceh – Medan, tepatnya di Simpang Kandang, Meunasah Mee, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe.

Sambil memegang simbol separtis GAM di sisi kanan jalan, kelompok ini meneriakkan Merdeka. Terlihat kondisi arus lalu lintas sedikit macat sehingga menganggu aktivitas pengguna jalan akibat aksi tersebut. Walaupun situasi sempat tegang, namun aksi tersebut berhasil dibubarkan.

Danrem 011/Lilawangsa, Kolonel Inf Ali Imran, bersama warga setempat mbubarkan aksi sekelompok orang yang membawa bendera separatis GAM di jalan lintas nasional Medan-Banda Aceh, Simpang Kandang, Meunasah Mee, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe, Aceh, pada 25/12/2025. (Foto: TAGAR/Dok/Fotografer Laung)

Lucuti Bendera GAM

Dibawa kendali pimpinan Perwira TNI Kopassus Anak Aceh itu, spanduk maupun kain umbul-umbul serupa bekas sparatis tersebut dengan sukarela mereka berikan. Aksi sekelompok orang tersebut tak lama berhasil reda dan membubarkan diri.

Artikel Asli